Ulah Ngewa Ka Ulama Sajaman
Jangan benci ulama sezaman, sebab merekalah pewaris ilmu dan cahaya para nabi
“Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu dengan sekaligus mencabutnya dari hamba-Nya, tetapi Allah mencabut ilmu dengan mewafatkan para ulama. Sehingga apabila sudah tidak tersisa seorang alim pun, manusia akan mengambil orang-orang bodoh sebagai pemimpin mereka. Lalu mereka ditanya, kemudian memberi fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhari)
Bahkan bila ulamanya masih hidup, kebencian dan hawa nafsu bisa mematikan otoritas ulama, umat mengambil fatwa sembarang, akhirnya mereka sesat dan menyesatkan.
Baca juga: Dicecar Ulama, Ini Yang Dilakukan Pangersa Abah Sepuh
Tidak membenci ulama sezaman juga mencakup makna bahwa ulama adalah para wali Allah. Sehingga membenci ulama bisa sama dengan membenci wali Allah. Sebagaimana diungkap Imam Syafii,
Kalau fuqaha yang saleh (mengamalkan ilmunya) itu bukan wali Allah, niscaya Allah tidak memiliki wali. (Imam Nawawi dalam Al Majmu’)
Jika para ulama bisa termasuk wali Allah maka, maka patut kita renungkan ancaman berikut ini.
Sesungguhnya Allah berfirman: Barangsiapa memusuhi wali-Ku, maka sungguh Aku telah mengumumkan perang kepadanya. (HR. Bukhari)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

