Ulah Ngewa Ka Ulama Sajaman

Jangan benci ulama sezaman, sebab merekalah pewaris ilmu dan cahaya para nabi

Dalam Fathul Bari’ dijelaskan siapa yang dimaksud wali Allah tersebut,

المراد بولي الله العالم بالله المواظب على طاعته المخلص في عبادته

Yang dimaksud wali Allah ialah orang yang ‘alim (mengenal) Allah yang tekun menjalankan ketaatan pada-Nya dan ikhlas dalam beribadah.

Allah Swt menegaskan bahwa siapa saja yang memusuhi, membenci wali-Nya berarti telah mengumandangkan perang kepada-Nya. Allah murka terhadap orang yang bermusuhan dengan wali-Nya, karena mereka adalah para kekasih Allah. Dalam hadis qudsi lain dengan redaksi berbeda Allah Swt berfirman,

مَنْ أَذَلَّ لِي وَلِيًّا فَقَدِ اسْتَحَلَّ مُحَارَبَتِي

Siapa yang merendahkan wali-Ku, maka sungguh ia telah menghalalkan (siap) untuk memerangiku. (HR. Ahmad)

Baca juga: Ini Deretan Ulama Besar Yang Berguru Pada Sufi

Hadis ini menyatakan bahwa sikap menghina, merendahkan, atau mempermalukan wali Allah, juga berarti menantang perang dengan Allah. Ini menunjukkan betapa agung kedudukan wali dan ulama di sisi-Nya.

Umat Islam sejak dini diajak oleh Mursyid TQN Pondok Pesantren Suryalaya untuk menempatkan ulama pada tempat dan posisi yang seharusnya, sehingga umat bisa mendapatkan kebaikan dab petunjuknya serta terhindar dari dampak negatif ketidakhadirannya. Bukan justru menjauhi bahkan lari dari ulama yang membuat umat hidup hanya mengikuti dorongan hawa nafsu seperti hewan, sebagaimana ungkapan dari Hasan Bashri ra.

لولا العلماء لصار الناس مثل البهائم

“Seandainya tidak ada ulama, niscaya manusia seperti hewan.”


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi