Belajar Langsung Bagaimana Pangersa Abah Anom Melayani Tamu
Abah Anom layani tamu dengan penuh kelembutan, ketulusan dan akhlak yang mengagumkan
Teringat dalam hadis Qudsi yang dikumpulkan oleh Ibn Arabi, Allah berfirman kepada hambanya:
“Wahai hambaku, Aku lapar, dan engkau tidak memberiku makan”
“Bagaimana mungkin, Ya Allah, Engkau adalah Pencipta Langit dan Bumi, Engkau tak mungkin lapar”
“Hambaku, Si Fulan itu lapar. Bila engkau memberinya makan, engkau merasakan kehadiranku di sana”
Baca juga: Abah Anom dan Kanak-kanak
Teringat pula saat Almarhum Kang Ajengan Memed dari Pesantren As Salafiyah Lio Dungusiku Garut, tahun 1980 usai menjelaskan hadis “Tanda Orang Beriman adalah Memuliakan Tamu” ia berkata, “Sep, di antara makna kata Ajengan yang tidak mudah untuk melakukannya adalah ‘Mengajak Makan’.” Kalimat itu menjadi sedemikian nyata, observable saat berada bersama Abah Anom. []
Pun Sapun Ampun Paralun
Penulis: Asep Haerul Gani, Psi
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

