Wejangan Abah Anom Agar Kuat Hadapi Ujian Keimanan

Pesan bagaimana agar kita bisa selamat dan sukses menghadapi ujian keimanan

“Iman kita diuji juga melalui urusan dunia berupa harta dan keluarga. Dengan dzikir, iman kita akan kuat menghadapi ujian tersebut,” demikian wejangan Pangersa Abah Anom pada tahun 1389 H yang dirilis LDTQN Pontren Suryalaya.

KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin qs memberikan pesan bagaimana agar kita bisa selamat dan sukses menghadapi ujian keimanan. Pesan beliau tersebut mengisyaratkan bahwa orang yang mengaku beriman mesti selalu waspada dan siaga, karena ia pasti akan diuji. Hal ini sesuai dengan firman Allah Swt,

أَحَسِبَ ٱلنَّاسُ أَن يُتۡرَكُوٓاْ أَن يَقُولُوٓاْ ءَامَنَّا وَهُمۡ لَا يُفۡتَنُونَ

Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, “Kami telah beriman,” dan mereka tidak diuji? [Surah Al-ʿAnkabūt: 2]

Lebih lanjut, Pangersa Abah Anom menguraikan bahwa ujian keimanan tersebut melalui urusan dunia berupa harta dan keluarga. Dalam hal ini, apa yang disebut beliau mesti mendapatkan perhatian, karena harta dan anak di satu sisi dianggap anugerah, tapi di sisi lain ia adalah ujian yang nyata. Hal ini juga ditegaskan oleh Allah Swt dalam surah Al Anfal ayat 28.

وَٱعۡلَمُوٓاْ أَنَّمَآ أَمۡوَٰلُكُمۡ وَأَوۡلَٰدُكُمۡ فِتۡنَةٞ وَأَنَّ ٱللَّهَ عِندَهُۥٓ أَجۡرٌ عَظِيمٞ

Dan ketahuilah bahwa hartamu dan anak-anak kamu itu hanyalah sebagai cobaan dan sesungguhnya di sisi Allah ada pahala yang besar. [Surah Al-Anfāl: 28]

Baca juga: Wejangan Pangersa Abah Anom Yang Universal

Ayat tersebut menyatakan bahwa kita mesti sadar bahwasanya harta dan anak adalah fitnah. Fitnah di sini maknanya adalah ujian dari Allah Swt. Dengan ujian itu akan terungkap apakah iman seseorang itu kuat dan lemah.

Pangersa Abah Anom melalui wejangannya tidak ingin murid-muridnya gagal dalam melewati ujian keimanan. Jika imannya kuat, maka harta dan anak-anaknya tidak akan menyibukkannya sehingga ia tetap taat kepada Allah Swt. Sebaliknya jika imannya lemah, maka ia harta dan anak-anaknya memalingkannya dari taat kepada-Nya. Orang yang lemah imannya, akan hidup demi harta, ia menjadi budaknya harta dan selalu menuruti permintaan anak walaupun tidak sesuai dengan ajaran agama dan adab.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______
Rekomendasi