Ketika Pengasuh Pondok Tasawuf Underground Ditanya, Kenapa Pakai Kata Tasawuf?
Tasawuf sebagai pendekatan terhadap anak punk dan jalanan untuk menemukan jalan pulang
“Jadi, Anda sendiri yang terlalu melihat tasawuf dan sufi sebagai sesuatu yang berat. Bagi saya, ketika anak Punk dan jalanan mondok di sini, belajar agama, meninggalkan maksiat dan narkoba maka mereka sufi. Sepanjang mereka istiqamah,” ujarnya lebih lanjut.
Sang penanya itu terlihat hanya mesam-mesem. Ustadz Halim mengaku tidak mengetahui apakah orang tersebut memahami jawaban yang diberikan atau tidak.
Baca juga: Mengapa di Masa Awal Islam Tidak Ada Ilmu Tasawuf
“Bagi saya, mereka adalah salik yang sedang menempuh suluk. Apalagi semua santri saya sekarang sudah ikut thariqah,” pungkasnya.
Kali ini, senyum sahabat yang bertanya itu mulai berbeda. Pengasuh Pondok Tasawuf Underground itu kemudian menjelaskan bagaimana proses perjuangan anak Punk dan jalanan menjadi santri Tasawuf Underground. Itu bukan perjuangan biasa!
Imam Al-Ghazali dalam kitab Ayyuhal Walad mengatakan:
Ketahuilah tasawuf memiliki dua pilar, yaitu istiqamah bersama Allah dan harmonis dengan makhluk-Nya. Dengan demikian siapa saja yang istiqamah besama Allah SWT, berakhlak baik terhadap orang lain, dan bergaul dengan mereka dengan santun, maka dia adalah seorang sufi. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

