Empat Hal Yang Haram Dilakukan Saat Sedang Hadas Kecil

Tanpa wudhu, haram lakukan shalat, thawaf, sentuh dan bawa mushaf—jaga kesucian!

Kedua, thawaf

Orang yang telah batal wudhunya atau yang tengah menanggung hadas kecil tidak diperbolehkan melakukan thawaf, baik itu thawaf fardhu atau sunnah, seperti; thawaf qudum, karena berdasarkan hadis yang diriwayatkan oleh Al Hakim,

الطواف بمنزلة الصلاة إلا أن اﷲ أحل فيه النطق فمن نطق فلا ينطق إلا بخير

“Thawaf menduduki kedudukan shalat. Hanya saja, Allah memperbolehkan berbicara di dalam thawaf. Siapa berbicara (saat thawaf) maka janganlah ia berbicara kecuali kebaikan.”

Baca juga: Ngaji Fiqih: Empat Hal yang Membatalkan Wudhu

Ketiga, menyentuh mushaf

Orang yang telah batal wudhunya atau yang tengah menanggung hadas kecil tidak diperbolehkan menyentuh mushaf.

Pengertian mushaf adalah setiap benda yang di atasnya tertulis al Quran untuk tujuan dirasah (dipelajari yang juga mencakup dibaca) sekalipun benda tersebut adalah kayu, papan, kulit binatang, atau kertas.

Imam An Nawawi berkata dalam kitabnya at-Tibyan Fi Adabi Hamalati al-Quran,

وسواء مس نفس المصحف المكتوب أو الحواشي أو الجلد ويحرم مس الخريطة والغلاف والصندوق إذا كان فيهن المصحف هذا هو المذهب المختار وقيل لا تحرم هذه الثلاثة وهو ضعيف ولو كتب القرآن في لوح فحكمه حكم المصحف سواء قل المكتوب أو كثر حتى لو كان بعض آية كتب للدراسة حرم

Diharamkan atas muhdis atau orang yang menanggung hadas untuk menyentuh mushaf, baik menyentuh tulisan mushaf itu sendiri, atau pinggirnya, atau sampulnya. Diharamkan atas muhdis menyentuh kantong, sampul, dan peti kecil yang di dalamnya terdapat mushaf. Hukum keharaman ini adalah pendapat madzhab yang dipilih. Menurut satu pendapat dikatakan, tidak diharamkan atas muhdis menyentuh kantong, sampul, dan peti kecil tersebut, dan pendapat ini adalah dha’if. Apabila seseorang menulis al-Quran di atas papan maka hukum papan tersebut adalah seperti hukum mushaf, baik sedikit atau banyak tulisannya, bahkan apabila ia hanya menulis sebagian ayat al-Quran dengan tujuan dirasah (untuk belajar) maka diharamkan bagi yang sedang menanggung hadas untuk menyentuhnya.

Baca juga: Ngaji Fiqih: Tiga Tanda Baligh

Keempat, membawa mushaf

Orang yang telah batal wudhunya atau yang tengah menanggung hadas kecil tidak diperbolehkan membawa mushaf, kecuali apabila mushaf yang dibawanya bersamaan dengan barang-barang lain, maka ia diperbolehkan membawa mushaf karena diikut sertakan pada barang-barang lain tersebut, atau mushaf dibawa dengan kantong atau wadah khusus. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi