Abah Anom, Rusaknya Masyarakat dan Negara Sebab Penyakit Hati

Kerusakan suatu masyarakat dan sebuah negara pada mulanya berasal dari rusaknya individu

Mursyid TQN Pontren Suryalaya tidak mengatakan bahwa rusaknya masyarakat dan negara disebabkan karena penyakit fisik atau jasmani, tetapi justru karena penyakit hati. Hal ini mengandung pengertian bahwa bencana dan malapetaka yang disebabkan oleh penyakit hati (qalbu/batiniah) membawa dampak buruk yang lebih besar dan luas, ketimbang penyakit lahiriah yang hanya menimpa tubuh atau fisik individu.

Ambil saja contoh kepala daerah yang menderita penyakit serakah dan tamak serta rakus akan kekuasaan, dia melakukan tindak korupsi sehingga merugikan masyarakat dan negara.

Syekh Mursyid melalui wejangannya tersebut mengajak masyarakat dan negara agar menegakkan keseimbangan antara kesehatan lahir dan batin. Sebab, perhatian sebagian besar masyarakat terhadap kesehatan fisik dan jasmani (alam lahiriah) ini jauh melebihi perhatian mereka terhadap kesehatan qalbu, kondisi rohani dan jiwa manusia (alam batiniah) nya.

Buktinya ialah jumlah fasilitas pelayanan kesehatan secara fisik lebih banyak dan mudah ditemukan ketimbang pelayanan kesehatan hati atau qalbu. Sebagian orang rela merogoh koceknya dalam-dalam untuk mengobati penyakit fisik yang menimpanya, bahkan hingga menempuh perjalanan ke luar negeri. Ini menunjukkan ada ketidakseimbangan dan kesenjangan antara perlakuan terhadap fisik dan jiwa manusia.

Baca juga: Wejangan Pangersa Abah Anom Mengenai Godaan Setan

Pangersa Abah Anom seolah hendak mengunggah kesadaran kepada publik, bahwa kesehatan hati (qalbu) harus mendapat atensi yang seimbang sesuai dengan dampak dan pengaruh kesehatannya. Akses yang mudah terhadap kesehatan qalbu dipraktikkan oleh Pangersa Abah Anom, salah satunya ialah setiap muslim bisa mendapatkan talqin dzikir tanpa ada syarat-syarat tertentu. Sehingga tua muda, miskin kaya, berpendidikan atau pun tidak, apapun suku dan kebangsaan bisa menikmati dzikir yang ditanamkan oleh seorang Guru Mursyid untuk mengobati penyakit hatinya.

Paradigma materialistik dalam memandang kesehatan manusia, hendak dibongkar beliau, melalui pernyataan bahwa rusaknya masyarakat dan negara ialah akibat penyakit hati (qalbu). Bahwa ada relasi yang kuat antara kesehatan qalbu dan kondisi masyarakat dan negara.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi