Wejangan Pangersa Abah Anom dalam Menempuh Jalan Tarekat

Ia seyogyanya bertekad untuk menjadi manusia dan hamba Allah yang lebih baik lagi

“Dalam menempuh jalan tarekat ini, sebaiknya kitapun sering melakukan introspeksi terhadap diri kita, jangan sampai iktikad kita terisi oleh takabur, mudah tersinggung, suka mencari kesalahan orang lain, kikir, dzolim, sombong, riya, khianat, suka memfitnah, dsb. Bersihkan itu dengan dzikir yang mantap dan meresap,” demikian wejangan Pangersa Abah Anom pada bulan Rabi’ul Awal 1409 H yang dirilis LDTQN Pontren Suryalaya.

Wejangan KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin qs hendak menegaskan bahwa ketika seseorang menempuh jalan tarekat, bukan berarti ia sudah final dan berhasil. Justru saat seseorang mendapatkan talqin dzikir sebagai permulaan bertarekat, ia seyogyanya bertekad untuk menjadi manusia dan hamba Allah yang lebih baik lagi.

Karena itu seseorang yang menempuh jalan tarekat harus bersedia melakukan introspeksi terhadap diri secara terus menerus. Tanpa melakukan koreksi dan muhasabah diri, bisa jadi kekurangan, kesalahan, dan kealfaan diri sulit untuk terlihat.

Introspeksi yang dianjurkan oleh Abah bukanlah untuk melihat orang lain, tapi justru untuk diri sendiri. Ini mengajarkan bahwa lihatlah kekurangan diri sendiri untuk diperbaiki, bukan untuk melihat apalagi mencari-cari kesalahan orang lain.

Baca juga: Wejangan Abah Anom Agar Selamat dari Setan

Hal ini sebagaimana dianjurkan oleh Rasulullah Saw,

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْت

Orang yang pintar dan bijaksana ialah seorang yang mengoreksi dirinya dan beramal untuk (persiapan) setelah kematian. (HR. Tirmidzi)

Pesan Pangersa Abah Anom ini mengajak murid-muridnya agar menjadi orang yang cerdas sekaligus bijaksana. Anjurannya untuk melakukan evaluasi diri tak lain agar para murid mampu menjangkau akhirat ketika masih di dunia, mempersiapkan bekal untuk hari kiamat. Selaras juga dengan nasihat Sayyidina Umar bin Khattab Ra,

حَاسِبُوا أَنْفُسَكُمْ قَبْلَ أَنْ تُحَاسَبُوا، وَتَزَيَّنُوا لِلْعَرْضِ الْأَكْبَرِ، وَإِنَّمَا يَخِفُّ الْحِسَابُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى مَنْ حَاسَبَ نَفْسَهُ فِي الدُّنْيَا.

Hisablah dirimu sebelum kalian dihisab, aturlah dirimu untuk hadapi hari perhitungan yang besar, dan sungguh akan ringan hisab seseorang pada hari kiamat bagi orang yang selalu melakukan introspeksi saat di dunia.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi