Pangersa Abah Anom Memberikan Tips Agar Doa Dikabulkan
Doa dikabulkan jika disertai pengagungan Allah dan rasa dosa yang tulus
Berdoa dengan mengagungkan Allah, juga akan membuat kita tidak termasuk dalam kategori yang disebut nabi sebagai orang yang tergesa-gesa dalam berdoa, sebagaimana digambarkan dalam hadis berikut ini;
Diriwayatkan dari Fadhalah bin ‘Ubaid, dia berkata: ketika Rasulullah Saw duduk, tiba-tiba seseorang masuk dan melakukan shalat dan berdoa; ya Allah, ampunilah aku dan rahmatilah aku. Kemudian beliau Saw bersabda: “Engkau telah tergesa-gesa wahai orang yang melakukan shalat. Apabila engkau telah shalat dan duduk maka pujilah Allah dengan pujian yang menjadi hak-Nya, dan bershalawatlah kepadaku, kemudian berdoalah kepada-Nya!”. Kemudian terdapat orang lain setelah itu yang melakukan shalat lalu memuji Allah, dan bershalawat kepada Nabi Saw, kemudian Nabi Saw berkata: “Wahai orang yang melakukan shalat, berdoalah maka akan dikabulkan doamu”. (HR. Tirmidzi).
Baca juga: Amaliah TQN dan Keutamaan Mendoakan Orang Lain
Kedua, Pangersa Abah Anom mengajarkan bagaimana posisi qalbu orang yang berdoa kepada Allah Swt. Beliau mengatakan agar ketika berdoa, dalam diri merasa hina, merasa bersalah, merasa banyak dosa, juga merasa diri orang dhalim.
Hal tersebut selaras dengan yang diajarkan Rasulullah Saw ketika mengajari para sahabatnya doa Nabi Yunus as.
Diriwayatkan dari Sa’d, Nabi Saw bersabda: Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah; laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin (Tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berbuat aniaya). Sungguh tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah melainkan Allah mengabulkan baginya (HR. Tirmidzi).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

