Jadi Amil Zakat itu Keren, Ini Fungsi dan Keutamaannya
Amil zakat adalah orang yang diangkat oleh wali atau penguasa untuk mengumpulkan zakat
Dilihat dari tugasnya, amil zakat punya tiga fungsi. Pertama pengumpulan zakat yang meliputi pendataan wajib zakat, penentuan objek wajib zakat, besaran nishab zakat, besaran tarif zakat dan syarat-syarat tertentu pada masing-masing objek wajib zakat;
Baca juga: Susun Program Kerja Nazhir Wakaf Dengan Smart
Kedua, pemeliharaan zakat yang meliputi inventarisasi harta, pemeliharaan, serta pengamanan harta zakat.
Ketiga ialah pendistribusian zakat yang meliputi penyaluran harta zakat agar sampai kepada mustahiq zakat secara baik dan benar, dan termasuk pelaporan.
Empat Kemuliaan Amil Zakat
Ada empat kemuliaan menjadi amil zakat, begitu ungkap Nana Sudiana, S.IP., M M. dalam Kelas Literasi Zakat Wakaf Tahun 2022 Sesi 5 ketika membahas tema “Jadi Amil itu Keren”, Selasa (27/9) lalu.
Pertama, amil zakat adalah pekerjaan yang SK pengangkatannya disebutkan dalam Al-Qur’an sebagaimana dalam surat At-Taubah ayat 60, ketika menjelaskan golongan yang berhak menerima zakat, termasuk di dalamnya adalah amil zakat.
Kedua, banyak sekali sahabat yang diangkat menjadi amil zakat, termasuk didalamnya adalah Umar bin al-Khattab, Khalid bin al-Walid, Muadz bin Jabal dan lain-lainnya.
Baca juga: Pentingnya Edukasi dan Sertifikasi Nazhir Wakaf
“Rasulullah kemudian menjadikan mereka semua, bukan hanya menjadi dai, tapi juga menjadi amil yang bertugas mengelola dana zakat dan dana-dana kebajikan yang ada ketika itu,” ucapnya.
Ketiga, pekerjaan amil termasuk tugas dakwah. Seorang amil zakat bertugas untuk mengajak umat agar mau melaksanakan ibadah zakat. Ibadah yang tidak saja berdimensi vertikal (hablumminallah) tapi juga berdimensi horizontal (hablumminannās). Ibadah yang menunjukkan keshalehan individual sekaligus keshalehan sosial.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

