Ini Bahayanya Orang Lalai Berdzikir Menurut Abah Anom
Abah Anom menegaskan pentingnya dzikir jahar dan khafiy agar hidup lapang, jauh dari sempit
Maka sungguh selama qalbunya belum mencapai keyakinan dan petunjuk-Nya, dia selalu dalam kegelisahan, kegalauan, kebingungan, dan kebimbangan. Dia juga selalu dalam keraguan yang berulang-ulang. Inilah yang dimaksud dengan sempitnya kehidupan.
Kehidupan yang sempit atau ma’isyah dhanka juga dimaknai sebagai al syaqa’ atau ketidakbahagiaan atau kesengsaraan. Sebagaimana dikatakan Ali bin Abi Thalhah dari Ibnu Abbas.
Baca juga: Pangersa Abah Anom Memberikan Tips Agar Doa Dikabulkan
Al ‘Aufi dari Ibnu Abbas juga memberi gambaran ma’isyah dhanka. Setiap harta yang Aku berikan kepada hamba-Ku, sedikit atau banyak, dia tidak bertaqwa kepada-Ku menyangkut harta tersebut, maka tidak ada kebaikan di dalamnya. Inilah kesempitan dalam hidup itu.
Sedangkan Ad Dhahhak demikian juga ‘Ikrimah dan Malik bin Dinar mengatakan ma’isyah dhanka ialah perbuatan buruk dan rezeki yang kotor (haram).
Sufyan bin ‘Uyainah dari Abi Hazim, Abi Salamah dan Abi Sa’id berkata terkait ma’isyah dhanka ialah disempitkan kuburnya, hingga tulang rusuknya tidak beraturan lagi di dalamnya. Dengan kata lain ia mendapat azab kubur.
Baca juga: Abah Anom Sabar dan Syukur Harus Bergandengan
Diriwayatkan dari Abu Hurairah, dari Rasulullah Saw, beliau bersabda: seorang mukmin di dalam kuburnya berada di taman hijau, dia disambut dengan gembira di kuburnya sejauh tujuh puluh hasta, disinari kuburnya seperti bulan malam purnama. Apakah kamu tahu mengapa ayat ini diturunkan “maka sungguh, dia akan menjalani kehidupan yang sempit? Apakah kamu mengetahui apa itu kehidupan sempit?
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

