Idul Adha, Tasyriq dan Kurban

Idul Adha dan Idul Fitri adalah penanda dari ketaatan yang telah khatam dan lengkap

Idul Adha dan Idul Fitri adalah penanda dari ketaatan yang telah khatam dan lengkap.

Idul Fitri penanda khatamnya rangkaian puasa Ramadan. Idul Adha penanda lengkapnya prosesi ibadah haji.

Idul Adha berada dalam musim haji. Pada musim ini, sebagian umat muslim melaksanakan ibadah haji. Yang tidak berhaji, mengisi hari-hari musim haji dengan ibadah-ibadah sunah, seperti puasa Arafah, takbiran, shalat id, dan berkurban.

Karena itu, meski Idul Adha penanda selesainya prosesi haji, namun ia hari raya semua umat Islam. Yang berhaji maupun tidak.

Baca juga: 6 Adab Berkurban

Takbiran

Takbiran disunahkan pada momentum Idul Fitri dan Idul Adha.

Takbiran Idul Fitri dimulai setelah masuk waktu maghrib tanggal 1 Syawal dan berakhir saat imam memulai takbir shalat id. Pendek saja waktunya. Semalaman saja gitulah. Tempatnya boleh di mana saja. Di rumah, masjid atau mushala, di jalan-jalan, di mana-mana.

Sedangkan masa takbiran Idul Adha lebih panjang, yaitu sejak bakda shalat Subuh tanggal sembilan Dzulhijjah (hari Arafah) sampai bakda shalat Ashar di akhir hari Tasyriq (tanggal 13 Dzulhijjah).

Ada ketentuan untuk takbiran Idul Adha ini, yaitu yang disebut takbiran “mursal” dan takbiran “muqayyad”.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi