Wejangan Abah Anom Agar Pintu Kebahagiaan Terbuka

Kebahagiaan di akhirat punya korelasi yang kuat dengan kebahagiaan di dunia

Bahagia di dunia punya arti dia senantiasa ridha atas segala ketentuan Allah dan pemberian-Nya, tidak mengeluh apalagi sampai kecewa dan membencinya.

وَارْضَ بِمَا قَسَمَ اللَّهُ لَكَ تَكُنْ أَغْنَى النَّاسِ

Dan ridhailah segala apa yang Allah bagi untukmu, niscaya kamu menjadi orang yang paling kaya. (HR. Tirmidzi)

Orang yang ridha dengan segala ujian dari Allah Swt akan mendapat ridha-Nya, inilah kebahagiaan sejati.

وَإِنَّ اللَّهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلَاهُمْ، فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّض

Dan sungguh Allah jika mencintai suatu kaum, Dia akan mengujinya, siapa yang ridha, maka baginya ridha. (HR. Tirmidzi)

Lalu bagaimana cara menggapai kebahagiaan? Pangersa Abah Anom menyatakan bahwa bahagia itu dicapai dengan menghadapkan diri sepenuhnya kepada Allah Swt.

Baca juga: Wejangan Abah Anom, Jangan Sia-siakan Waktu!

Menghadapkan diri sepenuhnya artinya senantiasa bertawajjuh, menghadap, berorientasi kepada Allah dalam segala kondisi. Senantiasa perhatiannya tertuju pada Allah baik dalam ucapan, perbuatan serta aneka tindakan dan keputusan.

Orang yang menghadapkan diri pada Allah menjadikan syariat Allah sebagai tolok ukurnya dalam bertindak, dan di saat yang sama ia senantiasa mengalihkan wajah dan qalbunya dalam cinta dan ibadah kepada-Nya.

Syekh Nawawi Al Bantani dalam Nashaihul ‘Ibad juga menyatakan bahwa kebahagiaan ialah saat selalu bersama dengan-Nya.

أسعد الناس من له قلب بأن الله تعالى معه في أي موضع كان

Orang yang paling bahagia ialah orang yang qalbunya merasakan bahwa Allah ta’ala selalu bersamanya di mana pun ia berada.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi