Urgensi Ibadah dan Fungsinya bagi Manusia
Ibadah inilah yang menjadi bekal untuk persiapan menghadapi kehidupan di akhirat
Dengan persiapan bekal itu, manusia akan berbahagia ketika menghadap Allah dan mendapatkan berbagai kenikmatan dari-Nya. Sebaliknya, tanpa persiapan bekal, manusia bisa sengsara dengan siksaan yang amat pedih.
Berbekallah untuk akhiratmu. Sesungguhnya bekal yang terbaik untuk kehidupan akhiratmu, adalah takwamu kepada Allah ketika di dunia ini. (Al Baqarah: 197).
Selain itu, ibadah juga memiliki fungsi yang berdampak pada setiap orang yang melakukan ibadah. Sebaliknya orang yang tidak melaksanakan ibadah akan merasakan kerugian baik di dunia maupun di akhirat.
Baca juga: Keutamaan dan Keistimewaan Ibadah Shalat
Kendati demikian, Dewan Pakar Pusat Studi Al Qur’an itu mengingatkan banyaknya ibadah yang dilakukannya tidak akan menambah kebesaran Allah. Begitu pun sebaliknya, Ibadahnya yang sedikit itu, tidak akan pernah mengurangi kebesaran dan keagungan Allah yang memberi perintah untuk ibadah itu.
Dosen tetap IIQ dan PTIQ ini menjelaskan paling tidak ada tiga fungsi utama yang dapat diraih oleh setiap orang yang melakukan ibadah. Fungsi tersebut adalah sebagai berikut:
1. Ibadah yang dilakukan berfungsi untuk membina, mendidik, dan membenahi diri untuk mencapai kebajikan. Bertambah banyak ibadah yang dilakukan oleh seseorang maka pembinaan, pendidikan, dan pembenahan dirinya untuk menuju kebaikan lebih baik dan lebih tinggi. Maka tidak mengherankan kalau seseorang yang taat melakukan ibadah akan memiliki akhlak yang tinggi.
2. Ibadah yang dilakukan berfungsi untuk membersihkan diri dari sikap dan perbuatan keji dan kotor. Perbuatan kotor, niat jahat, sikap yang tidak baik, dan akhlak yang kotor akan dilindungi oleh ibadah yang dilakukan oleh seseorang.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

