Tiga Akhlak Utama Pengamal Tarekat

Ayat Al-A'raf:199 rangkum akhlak mulia; maafkan, ajak makruf, jauhi si bodoh

Menghias diri dengan akhlak yang mulia adalah buah dari ikhlas ibadah kepada Allah Swt. Imam Qurthubi menyebut bahwa ayat ini punya tiga pesan yang mencakup di dalamnya kaidah-kaidah syariat menyangkut perintah dan larangan-Nya.

Dalam tafsir Al Washit dijelaskan, bagaimana mengaktualisasikan akhlak tersebut. Pertama, khudzil ‘afwa, yakni menyambung orang-orang yang memutus tali hubungan denganmu, kemudian memaafkan para pendosa, dan berlaku lemah lembut kepada orang-orang beriman serta akhlak baik lainnya.

Kedua, wa’mur bil’urfi, yaitu menyambung silaturahim, bertaqwa kepada Allah dalam urusan halal-haram, menahan pandangan, dan mempersiapkan bekal untuk hari akhir.

Ketiga, wa a’ridh ‘anil jahilin, adalah anjuran untuk memperkaitkan segala sesuatu dengan ilmu, berpaling dari orang yang berbuat zalim, menghindari perdebatan dengan orang bodoh, menyamai orang pandir dan dungu, serta berakhlak mulia dan perbuatan bijak lainnya.

Baca juga: Apa Sih Bekal Terbaik Bagi Anak

Ketiga akhlak utama ini adalah cermin bagi seorang pengamal tasawuf. karena Sayyidut Thaifah, Imam Junaid al Baghdadi menegaskan bahwa tasawuf itu sejatinya adalah akhlak.

التصوف استعمال كل خلق سني ، وترك كل خلق دني

Tasawuf adalah penggunaan setiap akhlak yang mulia dan meninggalkan setiap akhlak yang hina.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi