Tarekat, Metode Jihad Yang Disyariatkan Agama
Ahli tasawuf membagi jihad menjadi dua macam, yakni jihad kecil dan jihad besar
Para sahabat saling berpandangan dan bertanya-tanya. “Bukankah perang yang baru dilalui adalah perang yang besar?” Salah seorang sahabat kemudian bertanya, “apa perang yang lebih besar itu wahai Rasulullah?” Nabi menjawab, “perang melawan hawa nafsu.”
Kendati demikian, jihad kecil ataupun besar, menurut Syekh Yusri, harus sama-sama memiliki niat yang benar, yaitu menjadikan agama Allah mulia, sebagaimana baginda Nabi Saw bersabda:
Siapa yang berjuang demi tegaknya kalimat Allah, maka dia telah berjihad fi sabilillah (jalan Allah). (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca juga: Tarekat Metode Mengobati Penyakit Munafik
Jihad Besar Fardhu ‘Ain dan Punya Banyak Metode
Hawa nafsu adalah sesuatu yang pasti ada pada setiap mukmin, sehingga jihad ini berlangsung sepanjang hayat. Syekh KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin qs dalam Miftahus Shudur menegaskan bahwa jihad besar ini hukumnya fardhu ‘ain.
Ketahuilah, bahwa melawan hawa nafsu dan menolak keinginannya adalah fardhu ‘ain, jihad yang agung dan urusan yang besar.
Sedangkan jihad kecil, berperang melawan musuh Islam, misalnya kafir harbi adalah suatu kondisi yang terjadi pada saat tertentu, dan tidaklah wajib bagi setiap muslim kecuali pada keadaan tertentu.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

