Rektor IAILM: Abah Anom Contoh Terbaik Bangun Jejaring Yang Sangat Luas
Doktor Asep menekankan bahwa momen wisuda adalah momen yang sangat berharga
Pak Rektor berharap setelah selesai dari kampus ini para wisudawan ini akan menjadi duta-duta terbaik dari kampus tercinta.
Baca juga: Rektor IAILM Suryalaya: Perguruan Tinggi Berperan Cetak Agen Perubahan Sosial
Kalau ada sesuatu yang baik maka glorifikasi kebaikan itu, sampaikan kepada khalayak yang lebih luas. Kalau ada sesuatu yang tidak nyaman maka sampaikan kepada pimpinan Lathifah Mubarokiyah, supaya kita bisa memperbaiki semua ketidaknyamanan tersebut, sambungnya.
Penulis Sufisme Sunda itu mengingatkan bahwa ketika selesai dari kampus Latifah Mubarokiyah, wisudawan akan menghadapi perubahan dan rintangan yang tidak mudah. Ada analisis mengatakan bahwa tahun 2023 kita akan memasuki masa sulit, era resesi, bahkan sebagian negara di berbagai dunia resesi itu sudah dimulai. Namun kita mesti optimistik, punya kesanggupan untuk mengubah tantangan itu menjadi peluang.
Di hadapan Wisudawan Diploma, Sarjana dan Magister sebanyak 116 peserta dari IAILM dan dari STIELM sebanyak 106 peserta, Rektor IAILM itu menuturkan, bahwa secara simbolik para dekan akan menggeser toga dari sebelah kiri ke sebelah kanan.
“Selama 4 tahun kalian belajar secara kuantitatif, tetapi setelah keluar domainnya lebih diperbesar berpikir secara kualitatif, dari matematika kepada etika dan estetika,” ujarnya.
Baca juga: Rektor IAILM: Alumni Sangat Penting
Kendati demikian, Rektor yakin wisudawan memiliki kesanggupan untuk menggeser hal tersebut untuk menyambut masa depan yang lebih gemilang.
Dalam arahannya, Ketua Lakpesdam PWNU Jawa Barat itu mengutip tiga bait Alfiyah Ibnu Malik.
Perubahan itu bahasa Arabnya i’rab, dan Harakah artinya pergerakan. Perubahan tidak hanya harus diantisipasi tapi juga harus dicarikan solusi terbaiknya.
والإِسْمُ قدْ خُصِّصَ بالجَرِّ كما – قدْ خُصِّصَ الفِعْلُ بأنْ يَنْجَزِمَا
فارْفَعْ بضَمٍّ وانْصُبَنْ فَتْحًا وجُرْ – كَسْرًا كذِكْرُ اللَّهِ عَبْدَهُ يَسُرْ
Untuk menjadi renungan dalam momen wisuda ini. Pertama adalah rafa’, rafa’ itu artinya tinggi. Tinggi itu mulia, agar menjadi mulia kita harus memiliki kualitas hidup yang tinggi. Kita harus meniti karir untuk menyambut kemuliaan hidup di dunia.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______


