Ramadhan dan Puasa Medsos

Media sosial memang secara sengaja didesain agar memiliki pengaruh addictive atau ketagihan

Media sosial tidak dibuat seadanya. Ia diciptakan semenarik mungkin agar orang tertarik dan betah berlama-lama. Bahkan media sosial memang secara sengaja didesain agar memiliki pengaruh addictive atau ketagihan.

Walhasil, banyak di sekitar kamu atau bahkan kamu tanpa sadar sudah menjadi pecandu medsos. Kamu pasti pernah mengalaminya kan? Ketika buka sesaat, tak sadar waktu hilang tanpa terasa di hadapan layar.

Medsos tak seluruhnya buruk dan negatif, banyak juga manfaat serta faedahnya. Namun penting untuk digaris bawahi bahwa, medsos berdampak positif jika penggunanya mampu mengontrol diri alias tidak dikendalikan olehnya.

Karena disadari atau tidak, wajah yang sering menatap teknologi, dengan kecanggihan, desain serta cara kerjanya itu bisa mempengaruhi manusia. Baik itu dalam membentuk gaya hidup, mengubah perilaku, hingga berdampak pada kesehatan dan keharmonisan hubungan.

Itu sebabnya al Qur’an sebagai kitab petunjuk banyak memberikan arahan, ke mana sebaiknya wajah kita dihadapkan.

وَلِلّٰهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَاَيْنَمَا تُوَلُّوْا فَثَمَّ وَجْهُ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Dan milik Allah timur dan barat. Kemanapun kamu menghadap di sanalah wajah Allah. Sungguh, Allah Mahaluas, Maha Mengetahui. (Al Baqarah: 115).

Al Qur’an memberi petunjuk, bahwa ke mana pun wajah dihadapkan jangan sampai lalai (ghaflah) dari Allah Swt. Kesadaran ruhani dan merasakan kehadiran Allah seyogyanya tidak dilepaskan dari setiap aktivitas.

فَاَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًاۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّاسَ عَلَيْهَاۗ

Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. (Ar Rum: 30).

Selanjutnya, pastikan aktivitas yang kamu pilih tetap berpedoman pada tuntunan agama Islam dan tidak bertentangan dengan fitrah manusia. Yang menjadi fokus dan pusat perhatian kamu seyogyanya ialah bagaimana menjalankan agama secara istiqamah.

Sebab manusia berpotensi melenceng dari ajaran agama akibat pengaruh setan, karena menuruti hawa nafsu serta karena ikut-ikutan hal yang merusak (at taqalid al fasidah). Artinya jangan sampai media sosial justru melalaikan dan melencengkan kita dari jalan yang benar dan diridhai Allah Swt.

Puasa Medsos

Pada mulanya kata shaum maknanya berkisar pada menahan, berhenti atau tidak bergerak. Sehingga siapa saja yang menahan diri dari satu aktivitas apapun disebut shaim (orang yang berpuasa).


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______
Rekomendasi