Pentingnya Hidupkan Potensi Cahaya Menurut Abah Anom
Pangersa Abah Anom menjelaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi cahaya
Dzikir bisa menghidupkan qalbu, sebaliknya lalai berdzikir membuat qalbu menjadi mati. Matinya qalbu membuat pandangan menjadi kabur dan tersesat sebagaimana orang yang berada dalam kegelapan.
Singkatnya, orang yang lalai berzikir hakikatnya berada dalam kegelapan. Yang baik dianggap buruk, yang buruk bisa dianggapnya baik. Sebagaimana mayat yang tidak bisa membedakan mana baik dan buruk, mana yang hak dan batil. Mudah terbawa arus kehidupan yang bertentangan dengan nilai agama dan moral.
Baca juga: Pesan Abah Anom Agar Pengamal TQN Belajar Ilmu Keislaman
Sebagaimana disampaikan oleh Syekh Zarruq dalam Syarhul Hikam, Asy Syirkatul Qaumiyah.
Peringatan: dzikir itu menghidupkan qalbu. Dan Lalai (dari berdzikir) mematikan qalbu hingga sampai pada menganggap baik sesuai yang buruk. Dan itu diawali dari lupa akan keburukannya.
Cahaya Dzikir tersebut menuntun seseorang untuk mengikuti syariat Nabi Muhammad Saw dan meneladani beliau bahkan mencintainya melebihi siapa pun di muka bumi. Qalbu yang berisikan ma’rifah akan senantiasa Ihsan dalam setiap aktivitasnya. Dia melihat-Nya dengan jelas dan terang benderang atau mengalami musyahadah atau paling tidak merasa diawasi dalam gerak geriknya secara lahir batin (muraqabah).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

