Pengamal Tarekat Mesti Kembangkan Life Skill Hadapi Lonjakan Penduduk

Tahun 2030 sebentar lagi, penduduk NKRI akan menjadi 300 juta orang

Kiai Wahfi menceritakan bahwa banyak petani yang banyak menjual habis lahan-lahan mereka untuk menyekolahkan anak hingga menjadi berbagai sarjana, untuk kemudian banyak yang menganggur.

Sekali kebijakan bayar toll diganti dengan tapping kartu, puluhan ribu pegawai langsung di-PHK. Saat ini berbagai bank sedang menutup ratusan kantor cabang mereka, puluhan ribu lagi karyawan berbagai bank bersiap menganggur. Sejak 2015 hingga 2021 tercatat ada 3000 kantor cabang Bank di Indonesia tutup.

Data urbanisasi di Indonesia.

“Para ahluth thariqah harus bersiap hidup lebih rasional, lebih hemat, lebih mengembangkan keterampilan usaha. Kegiatan-kegiatan pengerahan massa yang ke sana ke mari, dengan harapan mendapat berkah, tetapi menguras uang/ongkos, tenaga, pikiran, dan waktu para anggota, dan hasilnya hanya menjadi permainan para elite politik, harus diganti dengan kegiatan thariqiyah yang murni spiritual tetapi produktif juga untuk keluarga,” ucap Mantan Mudir Aam JATMAN tersebut.

Baca juga: Kiai Wahfi: Ikhwan TQN Harus Terbiasa Berpikir Kritis

Selain itu, Kiai Wahfi menjelaskan, dua pertiga penduduk NKRI bergeser ke perkotaan. Kehidupan gaya urban dengan kompetisi tinggi menuntut life skills yang up to date.

“Apa jawaban kaum tarekat bagi para pengamalnya? Adakah kegiatan-kegiatan pengembangan life skill (keterampilan hidup) untuk para pengamal tarekat?” pungkasnya. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi