Memaafkan Demi Kesehatan Mental Yang Lebih Baik

Melakukan pemaafan kepada orang lain lebih mudah diucapkan ketimbang dipraktikkan

Nabi Saw bahkan memotivasi kita untuk menjadi orang yang pemaaf.

ثَلَاثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ حَاسَبَهُ اللَّهُ حِسَابًا يَسِيرًا وَأَدْخَلَهُ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ قَالُوا: لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: تُعْطِي مَنْ حَرَمَكَ، وَتَعْفُو عَمَّنْ ظَلَمَكَ، وَتَصِلُ مَنْ قَطَعَكَ» قَالَ: فَإِذَا فَعَلْتُ ذَلِكَ، فَمَا لِي يَا رَسُولَ اللهِ؟ قَالَ: أَنْ تُحَاسَبَ حِسَابًا يَسِيرًا وَيُدْخِلَكَ اللَّهُ الْجَنَّةَ بِرَحْمَتِهِ

Ada tiga kelompok yang akan mendapatkan hisab dengan mudah dan Allah memasukkannya ke surga dengan rahmat-Nya. Mereka bertanya: bagi siapa saja wahai Rasulullah? Nabi menjawab: kamu memberi orang yang menghalangimu, kamu memaafkan orang yang menzaliminya, dan menyambung orang yang memutus hubungan. Seorang berkata: bila saya melakukan itu semua apa ganjarannya bagiku wahai Rasulullah?. Nabi bersabda: kamu akan mendapat hisab yang yang mudah dan Allah memasukkannya ke surga dengan rahmat-Nya. (HR. Hakim). []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi