Konstitusi Madinah di Masa Nabi Saw
Masuk Madinah, Nabi bangun masjid dan persaudaraan lintas suku, iman, dan bangsa
Ukhuwah Islamiyah
Selain membangun masjid raya sebagai tempat ibadah dan pusat dakwah Islamiah, Nabi menegakkan ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam, antara kaum Muhajirin yang datang dari Makkah, kaum Anshar, pribumi Madinah dan berbagai bangsa lain seperti orang Persi, orang Rum atau Bizantium, Nabi mengokohkan tali persaudaraan sesama umat Islam, disatukannya antara orang-orang Muhajir dengan Anshar dan bangsa lain dalam persaudaraan yang penuh kasih sayang. Nabi bersabda:
“Kamu dapati orang-orang yang beriman dalam hal saling mengasihi, saling mencintai dan saling beriba hati di antara mereka, bagaikan tubuh yang satu, apabila salah satu anggota tubuh itu sakit maka akan dirasakan oleh seluruh tubuhnya”. (HR. Bukhari, No: 5552, Muslim, No: 4685, Ahmad, No: 17684).
“Seorang muslim adalah saudara bagi muslim yang lain, karena itu seseorang tidak boleh menyakiti saudaranya dan jangan membiarkannya tersiksa. Barang siapa yang memenuhi kebutuhan saudaranya maka Allah akan memenuhi kebutuhannya. Barang siapa yang menghilangkan kesulitan orang Islam maka Allah melepaskan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Siapa yang menutupi aib atau kekurangan seorang muslim niscaya Allah akan menutupi aib orang itu di hari kiamat. (HR. Bukhari, No: 2262, Muslim, No: 4677).
Seorang muslim dengan muslim yang lain hendaknya menjalin persatuan, tolong menolong terhadap sesama mukmin dan saling berbuat kebajikan. Nabi bersabda:
“Sesungguhnya seorang mukmin dengan mukmin yang lain adalah bagaikan bangunan yang satu, satu bagian dengan bagian yang lain saling menguatkan”. (HR. Bukhari, No: 459. Muslim, No: 4684).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

