Kiai Wahfiudin Ajak Ikhwan TQN Basmi Empat Kemiskinan
Empat kemiskinan utama: wawasan, motivasi, belajar, dan kejujuran harus diberantas dulu
Tetapi anehnya, orang-orang ini selalu punya waktu untuk melakukan kegiatan yang kurang berfaedah, atau hal yang mubah tapi secara berlebihan sehingga kehilangan prioritas.
“Tapi selalu punya waktu untuk nongkrong menghabiskan waktu dengan merokok, ziarah yang penuh jalan-jalan dan candaan, sibuk ngobrol tentang karamah, kasyaf, maqam, muraqabah dan berbagai ilusi sufistik lain,” imbuhnya.
Pengamal TQN Suryalaya adalah murid-murid Abah Anom, tak boleh ada yang memiliki kebiasaan-kebiasaan buruk yang melalaikan. Begitu pula dengan yang yang sudah dipanggil dengan sebutan ustadz atau ustadzah.
“Jangan terlalu cepat berpuas diri dipanggil dengan sebutan ustadz atau ustadzah, lalu sibuk menghias diri dengan pakaian kewalian dan serban-serban tebal, sementara ilmu agama dan ilmu umum, ibadah, serta akhlak lupa ditingkatkan,” pungkas Wakil Ketua MUI Pusat Komisi Pendidikan dan Kaderisasi tersebut. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

