Kiai Arief Ichwanie Sampaikan Amanah Abah Tahun 1994

Jadi sebenarnya semua aktivitas hidup kita sepanjang hari hanya lillah untuk Allah

Jadi sebenarnya semua aktivitas hidup kita sepanjang hari hanya lillah untuk Allah Swt dan hanya kepada Allah Swt.

Bapak dan ibu berangkat ke Suryalaya karena Allah bukan karena yang lain. Niatnya adalah Manaqib Sulthanul Auliya’ Syekh Abdul Qadir Al Jailani qs, Manaqib Pangersa Abah karena Allah.

Jadi kalau bukan karena pertolongan Allah, kita tidak akan sampai ke sini. Itulah yakin kita dalam pertolongan Allah Swt.

Baca juga: Kiai Arief Ichwanie: Tidak Ada Senior dan Junior Dalam Bertarekat

Adapun tanda tanda hidup yang lillah secara syar’i (lahiriah), pertama, menanamkan motif ibadah dalam setiap niat, ucapan dan perilaku. Semua jadi ibadah, kalau niat, ucapan dan perilakunya benar. Seperti dalam firman-Nya.

وَمَا خَلَقۡتُ ٱلۡجِنَّ وَٱلۡإِنسَ إِلَّا لِيَعۡبُدُونِ

Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku. [Surah Adh-Dhāriyāt: 56]

Yang kedua, berperilaku sesuai dengan kaidah agama, berupa syara’ atau syariah/fiqih, dan etika atau akhlak/tasawuf.

Perilaku yang hanya dengan syariat saja, sering hanya kepura-puraan, kemungkinan adalah kemunafikan atau hipokrit.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi