Keistimewaan dan Keutamaan Shalawat bagi Umat Nabi Muhammad Saw

Orang yang sibuk bershalawat diganjar sama dengan orang yang sibuk berdzikir

Salah seorang ulama Al Azhar Dr. Hisyam Kamil menuturkan bahwa orang-orang besar banyak bershalawat pada Rasulullah Saw. seperti Imam Sya’rani bershalawat 23 ribu sehari, Imam Suyuthi bershalawat 50 ribu sehari, Imam Sya’rawi 20 ribu sehari. Sebab kata beliau,, shalawat memiliki 180 keutamaan.

Baca juga: Tanamkan Cinta Nabi pada Anak

Di antara keutamaan shalawat yang Syekh Muhammad Alawi al Maliki nukilkan dalam kitab Khasais, sebagai berikut:

  1. Bershalawat adalah melaksanakan perintah Allah Swt.
  2. Orang yang bershalawat kepada Nabi Saw memiliki kesamaan dengan Allah Swt yang juga bershalawat kepada Nabi Saw. Perbedaannya shalawat kita merupakan doa dan permohonan, sedangkan shalawat Allah adalah pujian, sanjungan serta pemuliaan untuk beliau.
  3. Orang yang bershalawat juga memiliki kesamaan dengan malaikat yang bershalawat kepada Nabi Saw.
  4. Orang yang bershalawat satu kali memperoleh sepuluh shalawat dari Allah Swt.
    Orang yang bershalawat, diangkat baginya sepuluh derajat, dicatat baginya sepuluh kebaikan, dan dihapus baginya sepuluh keburukan.
  5. Doa yang diawali dengan shalawat di depannya itu lebih diharapkan terkabul. Tanpa shalawat, doa itu sebelumnya terhenti di antara langit dan bumi. Maka dengan shalawat, doa dinaikkan ke sisi rabbil ‘alamin.
  6. Shalawat menjadi sebab mendapat syafaat Nabi Muhammad Saw dan terampuninya dosa.
  7. Dengan shalawat, menjadi sebab bagi Allah untuk mencukupi apa yang dicemaskan seorang hamba.
  8. Dengan shalawat seorang hamba menjadi dekat Nabi Saw pada hari kiamat.
  9. Shalawat jadi sebab terpenuhinya aneka kebutuhan dan hilangnya kefakiran.
  10. Dengan bershalawat, Allah bershalawat untuknya dan juga mendapatkan shalawatnya malaikat.
  11. Shalawat merupakan penyucian (zakah wa thaharah) bagi yang bershalawat kepada Nabi Saw.
  12. Shalawat jadi sebab sampainya kabar gembira menyangkut surga bagi seorang hamba sebelum kematiannya.
  13. Shalawat adalah sebab selamatnya seseorang dari huru-hara dan ketakutan pada hari kiamat.
  14. Rasulullah Saw membalas orang yang bershalawat dan menyampaikan salam kepadanya.
  15. Shalawat jadi sebab ingatnya seorang hamba atas sesuatu yang dilupainya.
  16. Shalawat menjadi sebab bagi kebaikan suatu majelis, dan tidak menyebabkan penyesalan pada hari kiamat.
  17. Tatkala disebut nama Nabi Saw, dia bershalawat padanya, maka hilanglah label pelit baginya.
  18. Shalawat mengantar orang yang senang bershalawat di jalan menuju surga, dan sebaliknya.
  19. Shalawat menyelamatkan majelis dari bau busuk ketika tidak disebut di dalamnya Allah dan Rasul-Nya, tidak terdapat pujian dan sanjungan terhadap-Nya di dalam majelis tersebut, serta tidak bershalawat kepada Rasul-Nya.
  20. Shalawat menjadi sebab bagi sempurnanya ucapan yang dimulai dengan hamdalah dan bershalawat kepada Rasul Saw.
  21. Shalawat jadi sebab melimpahnya cahaya seorang hamba di atas shirat. Shalawat juga menyelamatkan seorang hamba saat melewati shirat.
  22. Dengan shalawat seorang hamba keluar dari kebatilan.
  23. Shalawat menjadi sebab Allah Swt senantiasa menetapkan pujian yang baik bagi yang bershalawat di antara penduduk langit dan bumi. Karena orang yang bershalawat memohon kepada Allah untuk memuji dan memuliakan Rasul-Nya. Maka orang yang bershalawat tersebut memperoleh balasan dari amalnya itu.
  24. Shalawat jadi sebab keberkahan bagi diri yang bershalawat, berkah bagi pekerjaannya, berkah bagi umurnya dan jadi sebab datangnya aneka kemaslahatan. Karena orang yang bershalawat memohon kepada Allah Swt untuk memberkahi Nabi Saw dan keluarganya. Dan doa ini mustajab, maka dia memperoleh balasan yang setimpal.
  25. Shalawat jadi sebab memperoleh rahmat Allah.
  26. Shalawat adalah sebab dawamnya kecintaan pada Nabi Saw, shalawat juga menambah dan melipatgandakan kecintaan pada beliau.
  27. Shalawat menyebabkan Nabi Saw mencintai orang yang bershalawat padanya. Sebagaiman shalawat menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Saw.
  28. Shalawat menjadi sebab hidayah bagi seorang hamba dan bisa menghidupkan qalbunya.
  29. Nama orang yang bershalawat disampaikan pada nabi Saw. sebagaimana sabdanya: “sungguh shalawatmu dilaporkan kepadaku”.
  30. Shalawat adalah pelaksanaan kewajiban dan upaya seminimal mungkin untuk bersyukur kepada Allah Swt atas anugerah Nabi Muhammad Saw kepada umat manusia. Di dalam shalawat terkandung dzikrullah dan syukur kepada-Nya.

Baca juga: Cara Berbakti Kepada Ayah Melalui Shalawat


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi