Jangan Bergantung dan Merasa Aman dengan Dzikrullah
Dzikrullah atau mengingat Allah hendaknya diaplikasikan dalam segala aktivitas
Oleh karena demikian, hendaklah segenap murid-murid bertindak teliti dalam segala jalan yang ditempuh, guna kebaikan dhahir-bathin, dunia maupun akhirat, supaya hati tenteram, jasad nyaman, jangan sekali-kali timbul persengketaan, tidak lain tujuannya “Budi Utama-Jasmani Sempurna” (Cageur-Bageur).
Tiada lain amalan kita, Thariqah Qadiriyah Naqsabandiyah, amalkan sebaik-baiknya guna mencapai segala kebaikan, menjauhi segala kejahatan dhahir bathin yang bertalian dengan jasmani maupun rohani, yang selalu diselimuti bujukan nafsu, digoda oleh perdaya syetan. Wasiat ini harus dilaksanakan dengan seksama oleh segenap murid-murid agar supaya mencapai keselamatan dunia dan akhirat.
Baca juga: Tugas LDTQN Fasilitasi Ikhwan Untuk Wushul Kepada Allah
Dalam Tanbih tersebut, justru Ikhwan TQN Pontren Suryalaya dituntut untuk selalu berhati-hati, mawas diri serta waspada dari hal yang bisa mencelakakannya di dunia dan akhirat, bukan merasa aman yang mengakibatkan lalai dari-Nya.
Bahkan salah satu dzikir yang dibaca dalam khataman ialah bacaan yang memperbarui kesadaran bahwa ada kedzaliman yang harus terus diperbaiki dari diri kita.
Tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Engkau, Mahasuci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim. [Surah Al-Anbiyā’: 87]
Tanbih menekankan secara seimbang bagaimana raja’ (pengharapan atas rahmat Allah) sekaligus khauf (ketakutan akan ancaman dan siksa-Nya). Itu sebabnya kita dimintanya untuk selalu berhati-hati dalam setiap jalan yang ditempuh. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

