Ini Empat Jalan Olah Jiwa Menurut Imam Ghazali

Menurut Imam Al-Ghazali seorang hamba perlu selalu melakukan proses penempaan diri untuk menguatkan ruhaninya, yakni melalui apa yang disebut sebagai riyadhah atau olah jiwa.

Beliau menyebut empat jalan untuk melakukan riyadhah. Keempat hal tersebut berhubungan dengan pengendalian makanan, pengurangan tidur, pembatasan hasrat untuk bicara di luar kepentingan, dan menelan pahitnya tindakan orang lain yang tidak menyenangkan.

Imam Al-Ghazali mengatakan:

والرياضة على أربع أوجه القوت من الطعام والغمض من المنام والحاجة من الكلام وحمل الأذى من جميع الأنام فيتولد من قلة الطعام موت الشهوات ومن قلة المنام صفو الإرادات ومن قلة الكلام السلامة من الآفات ومن احتمال الأذى البلوغ إلى الغايات

“Riyadhah ditempuh dengan empat jalan, yakni menahan dari makanan, memejamkan mata dari tidur, dan menelan pahit perilaku menyakitkan dari orang lain. Sedikit makan meredam gejolak syahwat. Sedikit minum dapat menyucikan kehendak dan pikiran. Sedikit bicara membawa keselamatan dari bencana dan kecelakaan. Menelan pahit perilaku menyakitkan dari orang lain dapat menyampaikan kita pada tujuan-tujuan spiritual.”

Baca juga: Nasehat Imam Ghazali Untuk Meningkatkan Quality of Life

Imam Al-Ghazali juga menyebutkan bahwa bersikap lembut dan memaafkan terhadap orang yang memperlakukan tidak baik itu merupakan olah jiwa yang sangat berat.

وليس على العبد شيء أشد من الحلم عند الجفاء

“Tak ada sesuatu yang lebih berat bagi seorang hamba selain bersikap lembut (memaafkan) ketika diperlakukan tidak bersahabat.”

Penulis: Halim Ambiya

Rekomendasi