I’rabnya Qalbu Menurut Imam Ghazali
Qalbu dapat menguat, terbuka, melemah, bahkan mati karena lalai kepada Allah
Murid dari Imamul Haramain ini menyebutkan tiga tanda meningkatnya qalbu, pertama adanya kesesuaian (wujudul muwafaqah), kedua, tiada penyimpangan (faqdul mukhalafah) dan ketiga selalu rindu dan menaruh perhatian (dawamus syauq).
Sedangkan tanda dari terbukanya qalbu juga ada tiga, yakni tawakkal (at tawakkul), jujur dan benar (as shidq), serta yakin (al yaqin).
Baca juga: Kriteria Manusia Terbaik Banyak Dzikrullah
Adapun ciri dari turunnya qalbu menurut Hujjatul Islam tersebut, ialah angkuh dan bangga diri (‘ujb), pamer dan pura-pura (riya’), dan pelit yakni cinta dunia (mura’atud dunya).
Penulis Ihya Ulumuddin ini juga memberikan informasi menyangkut tanda matinya qalbu. Pertama hilangnya nikmat ketaatan, tidak merasakan pahitnya maksiat, bercampurnya yang halal (dengan yang haram).
Dengan informasi tersebut, kita bisa melakukan refleksi terhadap kondisi qalbu yang merupakan pusat ruhani manusia. Sehingga bisa mendeteksi sejak dini, apakah qalbu dalam keadaan baik atau sebaliknya. []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

