Ini Tujuh Karamah Duduk Bersama Ulama
Siapa yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu dia sedang berjihad di jalan Allah
Kelima, perbuatan itu dicatat baginya sebagai ketaatan selama ia menyimak. Keenam, jika qalbu terasa sempit lantaran tidak memahami pembelajaran itu, maka kegundahannya itu menjadi wasilah baginya untuk sampai Hadrah Allah Swt. Sebagaimana firman Allah Swt yang dinuqil dari nabi Musa as dan diriwayatkan Abu Nu’aim dalam Al Hilyah.
Aku bersama orang yang qalbunya hancur (patah hati/galau) karena Aku.
Ketujuh, Allah akan memperbaiki dan menolong mereka.
Baca juga: Pangersa Uwa Zezen Ungkap Rahasia Mendapat Ilmu Laduni
Dalam kumpulan tulisan Syekh Abdul Aziz Al Syahawi, Hidayatur Rafiq ila Sulukit Thariq yang disusun oleh Muhammad Sayyid As Sa’dani Al Azhari. Beliau mengatakan bahwa jalan menuju Allah harus dengan ilmu, sehingga manusia bisa melihat dengan kecerdasan, pengertian mendalam dan pengetahuan (bashirah) dalam segala aktivitasnya.
(Ketika) Orang Alim dan Ahli ibadah dihadirkan, dikatakanlah kepada ahli ibadah itu: masuklah ke dalam surga. Sedangkan kepada orang alim dikatakan, berhentilah, sampai kamu memberi syafaat kepada orang-orang. (HR. Ibnu Abi ‘Ashim)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

