Halalbihalal Bagian dari Tobat Nasuha
Taubat nasuha butuh minta maaf sesama, halalbihalal wujud nyata menuju ampunan
Di malam Lailatul Qadar yang mulia nabi mengajarkan kita untuk memperbanyak doa,
Ya Allah sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau Mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku (HR. Tirmidzi).
Salah satu pelajaran dari doa tersebut ialah kita meneladani sifat Pemaaf Allah. Maaf dan memaafkan adalah akhlak mulia yang dilakukan oleh orang-orang mulia. Memaafkan adalah sikap para nabi, wali-wali Allah dan orang-orang salih.
Ketika saling maaf memaafkan maka kita bertambah mulia. Ketika kita salah tentu inginnya dimaafkan, maka dari itu bukalah pintu maaf selebar-lebarnya, jangan simpan dendam apalagi permusuhan.
Tidak lah orang yang memberi maaf kecuali Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidak ada yang tawadhu’ karena Allah, kecuali Allah akan mengangkat derajatnya. (HR. Muslim).
Baca juga: Urgensi Halalbihalal Dalam Perspektif Agama
Memaafkan akan menjadikan hati menjadi tenang dan damai. Karena tidak ada persoalan yang selesai dengan menyimpan amarah dan dendam.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

