Cinta Kepada Guru Mursyid Permulaan Cinta Kepada Allah

Dalam manaqib ada mahabbah, yang hadir Manaqib ada mahabbah, cinta kepada Mursyid

Kita berupaya untuk mendekat kepada Guru Mursyid sebagaimana firman Allah Swt,

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَ وَكُونُواْ مَعَ ٱلصَّٰدِقِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar. [Surah At-Tawbah: 119]

Baca juga: Keistimewaan Guru Mursyid bagi Murid-muridnya

Di dalam tafsirnya bersama as shadiqin ialah bersama dengan orang-orang yang bersih (ahlus shafwah), hissiyan wa ma’nawiyan, baik secara fisik atau pun secara ruhani.

Hissiyan, secara fisik kita datang ke Suryalaya, ma’nawiyan walaupun ada di rumah di mana tempat kita ingat sama Abah, ingat terus kepada Abah Anom,” tambahnya.

Sebab nabi bersabda, cintailah seorang hamba, maka Allah akan mencintai kamu. Cinta kepada Guru Mursyid adalah permulaan (bidayah) dari pada cinta kepada Allah Swt. []


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi