Apakah Para Sahabat Menggelar Maulid Nabi Saw?
Maulid Nabi Muhammad Saw termasuk tradisi dan bukan tergolong ibadah
Sahabat Menggelar Maulid Nabi Muhammad Saw
Jika muncul pertanyaan apakah para sahabat pernah berkumpul untuk berdoa dan berdzikir serta bersyukur atas kehadiran nabi Muhammad Saw, maka jawabannya adalah iya. Sebagaimana hadis yang diriwayatkan Imam Muslim, Imam Tirmidzi, Imam Ahmad, dan Imam Nasa’i.
Sesungguhnya Rasulullah Saw keluar menjumpai halaqah -para sahabatnya-, maka beliau bertanya: “apakah yang membuat kalian duduk?” mereka menjawab: “kami duduk untuk berdo’a kepada Allah dan memuji-Nya atas hidayah Islam yang dianugerahkan kepada kami dan atas karunia kepada kami dengan (diutusnya) baginda”. Nabi bertanya: “demi Allah apakah hanya itu sebab kalian duduk?”. Mereka menjawab: “demi Allah kami tidak duduk kecuali karena hal itu”. Beliau bersabda: “ketahuilah bahwasannya aku meminta sumpah kalian bukan karena aku ragu terhadap kalian hanya Jibril as mengabariku sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla membanggakan kalian di hadapan para malaikat” (HR. Nasa’i).
Dengan demikian, para sahabat membuat perkumpulan berdo’a, berdzikir, memuji Allah atas nikmat hidayah Islam, seraya memuji-Nya atas nikmat dan karunia lahirnya sayyidina Muhammad Saw.
Baca juga: Di Balik Amanat Pangersa Abah Anom
Maka siapa yang menggelar maulid Nabi Saw dengan berdo’a, berdzikir dan memuji Allah dan Rasul-nya serta mempelajari sirah Nabi Muhammad Saw tidak keluar dari apa yang telah dipraktikkan oleh para sahabat yang mulia, bahkan Allah Swt menyukai dan memuji perbuatan baik itu serta membanggakannya di hadapan para malaikat. []
#maulid #bid’ah #tradisi
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

