Abah Anom, Keshalihan Seseorang Hasil dari Dzikirnya

Orang yang shalih menurut Pangersa Abah Anom bukanlah hanya shalih secara lisan

Al Tirmidzi Al Hakim mengatakan, siapa yang ingin memperoleh salam ini, yakni salam yang senantiasa disampaikan di dalam shalat, maka jadilah hamba yang shalih. Karena jika tidak, ia terhalang untuk memperoleh keutamaan yang besar tersebut.

Baca juga: Istri Shalihah, Faktor Utama Membentuk Keturunan Shalih

Nabi juga menyampaikan kabar gembira yang akan didapat orang yang shalih, sebagaimana diriwayatkan dari Abu Hurairah,

قَالَ اللَّهُ : أَعْدَدْتُ لِعِبَادِي الصَّالِحِينَ مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ.

Allah berfirman: Telah Ku siapkan bagi hamba-hamba-Ku yang shalih, (surga) yang tidak pernah dipandang mata, tidak pernah didengar telinga, dan tidak pernah terlintas dalam benak manusia. (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, Ibnu Majah)

Terkait hal tersebut, Al Qur’an juga menyebutkan balasan yang besar bagi orang-orang shalih yakni yang berbuat amal shalih ketika di dunia.

فَلَا تَعۡلَمُ نَفۡسٞ مَّآ أُخۡفِيَ لَهُم مِّن قُرَّةِ أَعۡيُنٖ جَزَآءَۢ بِمَا كَانُواْ يَعۡمَلُونَ

Maka tidak seorang pun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan hati sebagai balasan terhadap apa yang mereka kerjakan. [Surah As-Sajdah: 17]


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi