Kemuliaan dan Keutamaan Hari Asyura
Pada hari itu Allah memperbesar ganjaran bagi orang yang taat di dalamnya
Syekh Abdul Qadir Al Jailani qs dalam Al Ghunyah mengatakan bahwa Bulan Muharram termasuk bulan haram atau bulan-bulan yang dihormati di sisi Allah Swt sebagaimana dalam surah At Taubah ayat 36.
Di dalam bulan Muharram terdapat hari Asyura atau sepuluh Muharram. Pada hari itu Allah memperbesar ganjaran bagi orang yang taat di dalamnya. Sebagaimana diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, bahwa beliau bersabda,
Siapa yang berpuasa satu hari di bulan Muharram maka baginya satu hari (ganjarannya) tiga puluh hari. (HR. Thabrani dalam Mu’jam Shagir)
Dalam hadits yang lain puasa di bulan Muharram adalah yang paling utama setelah puasa Ramadhan,
Seutama-utamanya puasa setelah Ramadhan adalah bulan Allah Muharram. (HR. Muslim)
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas, Rasulullah Saw bersabda: siapa yang berpuasa Asyura di bulan Muharram dia diberi pahala sepuluh ribu malaikat, siapa yang berpuasa pada hari Asyura diberi pahala sepuluh ribu orang yang haji dan umrah serta pahala sepuluh ribu syahid, dan siapa yang mengusap kepala anak yatim dengan tangannya pada hari Asyura Allah angkat baginya derajat di surga dengan setiap helai rambut di kepalanya, dan siapa yang memberi buka puasa seorang mukmin pada malam Asyura, maka seakan-akan dia baginya mendapat ganjaran memberi buka seluruh umat Nabi Muhammad Saw dan mengenyangkan perut mereka.
Baca juga: Puasa Muharram dan Berbuat Baik kepada Anak Yatim
Allah mengutamakan hari Asyura dibanding hari lainnya karena pada hari itu Allah menciptakan langit, gunung, laut, qalam, lauh. Pada hari Asyura juga Dia mencipta Nabi Adam as dan memasukkannya ke surga. Asyura adalah hari Nabi Ibrahim as lahir dan Dia menyelamatkannya dari api, demikian juga anaknya ditebus dari sembelihan. Hari Asyura ialah waktu tenggelamnya Firaun, dan saat Dia menghilangkan cobaan bagi Nabi Ayyub as. Allah menerima tobatnya Nabi Adam as dan menghapus dosa Nabi Dawud as juga pada hari Asyura. Begitu pula dengan lahirnya Nabi Isa as, dan terjadinya hari kiamat.
Terkait keutamaan Hari Asyura, terdapat riwayat yang menyatakan bahwa siapa yang berpuasa pada hari Asyura dicatat baginya ibadah selama 60 tahun dengan puasa (shiyam) dan ibadah di malah hari (qiyam). Siapa yang berpuasa hari Asyura dia diberi pahala seribu syahid, serta dicatat baginya pahala penduduk tujuh langit. Siapa yang memberi makan puasa seorang mukmin pada hari itu, maka seakan-akan dia memberi makan seluruh umat Nabi Muhammad Saw dan mengenyangkan perutnya. Siapa yang mengusap rambut yatim pada hari Asyura, diangkat baginya atas setiap rambut di kepalanya kenaikan derajat di surga.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

