Wisata Itu Ibadah Loh, Ini Empat Prinsipnya

Wisata dalam Islam ibadah, untuk belajar, nikmati alam, dan tingkatkan iman

Wisata ialah kegiatan perjalanan yang dilakukan seseorang atau sekelompok orang dengan mengunjungi tempat tertentu dengan tujuan rekreasi atau lainnya dengan destinasi yang beragam mulai dari yang alami hingga buatan. Dari sini kemudian muncul aneka jenisnya seperti wisata religi, wisata edukasi, wisata kuliner, halal traveling, Islamic tourism dan lain sebagainya.

Bca juga: Berlomba Menangkap Peluang dari Gaya Hidup Halal

Prinsip Wisata

Ibadah secara umum ada dua macam. Ibadah mahdhah (murni) yang telah ditentukan cara, waktu atau bilangannya seperti shalat, zakat, puasa dan haji. Sebaliknya, ibadah ghairu mahdhah (tidak murni) akal ikut berperan tetapi tetap berpatokan pada maqashidus syari’ah.

Adapun wisata tergolong ibadah ghairu mahdhah dengan menjaga prinsip-prinsipnya sebagai berikut:

Pertama bertujuan positif dan direstui oleh agama

Wisata pada prinsipnya bukan dilakukan untuk kedurhakaan dan kemaksiatan. Begitu besar dorongan agama untuk berwisata sampai semua perjalanan yang tidak bertujuan melakukan dosa dibenarkan misalnya untuk menjama’ dan mengqashar shalat, serta menangguhkan puasa.

Kedua, tidak menyebabkan kemudaratan dan kerusakan

Wisata yang dilakukan jangan sampai menyebabkan kemudaratan baik secara lahir maupun batin. Sehingga kehati-hatian dan ketelitian juga berlaku saat berwisata. Jangan juga sampai berbuat kerusakan, misalnya dengan merusak alam atau tempat wisata.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi