Wejangan Pangersa Abah Anom Yang Universal
Tidak ditujukan khusus untuk kaum muslimin tetapi untuk seluruh umat manusia
Tolong menolong dalam hidup juga merupakan aplikasi dari Ihsan kepada sesama. Artinya kita melihat orang lain adalah diri kita sendiri, sehingga kita berbuat sebagaimana kita ingin diperlakukan. Kita merasa-rasakan apa yang dirasakan orang lain atau berempati terhadap keadaan orang lain.
Nabi Muhammad Saw juga mengingatkan arti pentingnya tolong menolong.
Siapa yang menghilangkan satu kesulitan seorang mukmin yang lain dari kesulitannya di dunia, niscaya Allah akan menghilangkan darinya satu kesulitan pada hari kiamat. Siapa yang meringankan orang yang kesusahan, niscaya Allah akan meringankan baginya (urusannya) di dunia dan akhirat. Siapa yang menutupi aib seorang muslim, niscaya Allah akan menutupi aibnya di dunia dan akhirat. Dan Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebut mau menolong saudaranya. (HR. Muslim)
Selain itu tolong menolong juga merupakan amal yang dicintai oleh Allah Swt.
Sesungguhnya amal yang paling disukai Allah setelah melaksanakan yang fardhu adalah menggembirakan muslim yang lain. (HR. Thabrani)
Baca juga: Wejangan Abah Anom Agar Selamat dari Setan
Dalam rangka tolong menolong dan melakukan kerjasama antar sesama Pangersa Abah mengajak kita agar mudah dalam memaafkan orang lain. Karena tanpa sikap saling memaafkan tentu sulit terjalin kerjasama dan tolong menolong. Padahal aneka problem yang terjadi di tengah masyarakat baik, sosial, ekonomi, lingkungan, dsb, tidak bisa diselesaikan sendirian, melainkan harus bekerjasama dan tolong menolong.
Ajakan untuk mudah memaafkan adalah bentuk kesadaran bahwa tak ada manusia yang tak pernah salah, tetapi yang terpenting ialah mau memperbaiki diri. Tanpa ada sikap mudah memaafkan maka yang terjadi adalah akumulasi amarah, dendam, kebencian, dan ini tentu akan mengakibatkan hubungan yang buruk dan rusak.
Bukan hanya itu, dengan mudah memaafkan, kita juga akan meraih tambahan kemuliaan dari Allah Swt, sebagaimana sabda Rasulullah Saw.
Tidak lah orang yang memberi maaf kecuali Allah akan menambah kemuliaannya, dan tidak ada yang tawadhu’ karena Allah, kecuali Allah akan mengangkat derajatnya. (HR. Muslim).
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

