Waktunya Kampanyekan Lingkungan Melalui Mimbar Masjid dan Mimbar Digital

Salah satu hal yang mesti mendapat perhatian serius ialah masalah lingkungan. Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin amat menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan.

Bumi sebagai tempat tinggal manusia semakin memprihatinkan. Problem lingkungan yang disebabkan manusia amat beragam. Mulai dari pengelolaan sampah yang buruk, kerusakan ekosistem laut, pencemaran sungai, penggundulan hutan, polusi, penipisan sumber daya alam, kepunahan keanekaragaman hayati, penipisan lapisan ozon, pemanasan global, hingga fenomena pengasaman laut dan lain sebagainya.

Sejak jauh hari al Qur’an telah mengingatkan bahwa kerusakan itu akibat ulah tangan manusia.

ظَهَرَ ٱلۡفَسَادُ فِي ٱلۡبَرِّ وَٱلۡبَحۡرِ بِمَا كَسَبَتۡ أَيۡدِي ٱلنَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعۡضَ ٱلَّذِي عَمِلُواْ لَعَلَّهُمۡ يَرۡجِعُونَ

Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). (Ar Rum: 41).

Manusia yang tidak mampu menguasai dirinya akan berdampak buruk bukan hanya pada dirinya tapi juga bagi lingkungan dan sesama manusia. Akibat tingkah lakunya itu, manusia bisa sengsara dan menderita.

Baca juga: Masjid Beradaptasi Masjid Bertransformasi

Misalnya ketika manusia mencemari sungai dan laut dengan sampah plastik, maka ekosistem laut akan rusak. Jika ekosistem laut rusak, keanekaragaman hayati dan produktivitas perikanan akan terganggu. Masyarakat yang mengandalkan sumber saya laut pun ikut terdampak. Belum lagi ikan yang menjadi pangan manusia ikut tercemar dan terkontaminasi.

Maka Imam Ghazali mengaitkan antara kebahagiaan baik secara individual maupun kolektif dengan penguasaan diri atau punya self control yang baik.

السعادة كلها فى أن يملك الرجل نفسه والشقاوة فى أن تملكه نفسه

Kebahagiaan ialah ketika seseorang mampu menguasai dirinya. Dan kesengsaraan adalah saat seseorang dikuasai hawa nafsunya.

Akhlak Terhadap Lingkungan

Islam adalah agama akhlak, keberagamaan seseorang dinilai bukan dari banyak pelaksanaan ibadah ritualnya tapi diukur dari akhlaknya. Dan akhlak yang dimaksud bukan hanya terhadap manusia, tapi juga akhlak kepada lingkungan.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
______
Rekomendasi