‘Uqudul Juman, Mata Rantai Permata TQN Pontren Suryalaya

Secara bahasa ‘uqud berarti ikatan-ikatan. Adapun al-juman artinya permata

Jumlah ikhwan akhwat TQN, baik dari dalam maupun dari luar negeri, terus meningkat dari tahun ke tahun. Oleh sebab itu, kiranya, menurut Pangersa Abah Anom, ketiga ajaran tersebut dirasa perlu untuk ditulis dalam sebuah buku yang kemudian diberi judul ‘Uqud al-Juman.

Adapun tujuan penulisan ‘Uqud al Juman ini sama dengan tujuan penulisan kitab Miftah al-Shudur, yaitu untuk mempertegas dan mempermudah para ikhwan TQN dalam memahami dan mengamalkan ketiga ajaran tersebut.

Ketiga ajaran ini (wiridan, khataman, dan silsilah TQN) sama-sama diperuntukkan khusus bagi ikhwan akhwat TQN di dalam dan di luar negeri sebagaimana halnya ajaran Miftah al-Shudur.

Baca juga: Dzikir Bisa Mengusir dan Menindas Setan

Berikut ini tiga ajaran yang terdapat dalam ‘Uqud Al Juman sebagaimana tulisan Drs. I. Nurol Aen dan KH. Noor Anom Mubarok, BA dengan judul TQN dan Komponen-Komponennya:

1. Wiridan ialah dzikir yang harus dipraktikkan oleh ikhwan TQN setiap selesai melaksanakan shalat wajib lima kali sehari semalam (shalat fardhu).

Jika berada dalam keadaan darurat, cukup berdzikir jahr sebanyak tiga kali dan sebagai gantinya dapat dilaksanakan secara intens pada waktu senggang.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi