Tiga Kedudukan Dzikir Menurut Pangersa Abah Anom (Bagian 2)
Sebagai amalan yang paling utama untuk mendekatkan diri (taqarrub) pada Allah
Makna udzkuruni atau ingatlah kepada-Ku ialah ingatlah pada-Ku dengan melakukan ketaatan dan memenuhi apa yang Aku perintahkan dan menjauhi apa yang Aku larang darinya, niscaya Aku akan mengingatmu dengan memberikan pemeliharaan, perlindungan, pertolongan, baiknya keadaan di dunia, limpahan rahmat dan ganjaran pahala di akhirat.
Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Aku berdasarkan prasangka hamba-Ku kepada-Ku. Aku akan selalu bersamanya jika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku dalam hatinya, maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia berdzikir mengingat-Ku dalam suatu jamaah, maka Aku akan sebut-sebut dia dalam jamaah yang lebih baik dari mereka. Jika ia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Jika ia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Apabila ia mendekati-Ku dengan berjalan, maka Aku akan mendekatinya dengan berlari. (HR. Tirmidzi)
Imam Nawawi mengatakan, ketahuilah bahwa keutamaan dzikir tidak terbatas dalam tasbih, tahlil, tahmid, takbir, dan semisalnya, bahkan keutamaan dzikir mencakup semua yang beramal dengan suatu ketaatan karena Allah Swt maka dialah orang yang berdzikir (dzakirullah). []
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

