Tanbih dan Spirit Surah Al Maun
Surah Al Maun ajarkan amal nyata, perhatian pada yatim, dan esensi shalat sosial
Lalu seperti apa kandungan surah Al Maun yang menjadikan pendiri Muhammadiyah itu begitu memusatkan perhatiannya kepada surah tersebut agar diamalkan oleh para muridnya?
Prof. Dr. M. Quraish Shihab dalam bukunya Tafsir Al Lubab menyatakan bahwa uraian dalam surah al Muan berisi kecaman terhadap mereka yang tidak memperhatikan anak yatim dan kaum lemah serta melupakan substansi shalatnya.
- Apakah engkau telah melihat (yakni beritahukanlah kepada-Ku) orang yang mendustakan hari pembalasan?
- (Jika engkau belum mengetahui), maka (ketahuilah bahwa orang yang mendustakan hari pembalasan) itu (adalah) yang mendorong dengan keras (yakni menghardik dan memperlakukan sewenang-wenang), anak yatim,
- Dan tidak (selalu) menganjurkan (orang lain dan bahkan diri sendiri untuk) memberi pangan orang miskin.
- Maka, kecelakaan (besar) lah bagi orang-orang yang shalat (hanya dalam bentuk formal)
- (Yaitu) orang-orang yang lalai (tentang esensi makna dan tujuan) dari shalat mereka,
- (Yaitu) orang-orang yang (selalu) berbuat riya’ (pamrih/tidak ikhlas serta bermuka dua)
- Dan menghalang-halangi (diri sendiri dan orang lain untuk menolong siapa pun yang butuh dengan memberi atau meminjamkan dengan) barang berguna.
Ada tiga sikap buruk yang dilakukan oleh mereka yang disebut sebagai pendusta agama.
Baca juga: Tanbih dan Prinsip Hak Asasi Manusia
Pertama, sikap buruk kepada kaum lemah, yakni menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan memberi pangan.
Kedua, sikap buruk kepada Allah, yakni lalai dari (substansi) shalatnya dan riya’.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

