Syekh Tolhah Kali Sapu Cirebon (1/4)
Syekh Tolhah, khalifah TQN murid Syekh Khatib Sambas, pelopor dakwah TQN di Cirebon
Seusai diangkat sebagai khalifah TQN pada tahun 1876, Syekh Tolhah sempat mengajar di Pesantren Rancang, membantu ayahnya yang semakin tua.

Karena situasi yang kurang menguntungkan untuk dakwah TQN (Pemerintah Kolonial Belanda melakukan pengawasan ketat terhadap pergerakan penganut TQN), Syekh Tolhah meminta izin dari ayahnya untuk membuka pesantren di tempat lain yang lebih aman dari incaran aparat keamanan Belanda. Saat itu Belanda mulai mengetahui identitas Syekh Tolhah, seorang ulama TQN yang baru kembali dari Mekah.
Baca juga: Syekh Tolhah Kali Sapu Cirebon Part 4/4
Pemerintah Kolonial Belanda di Cirebon ternyata sudah memiliki daftar tokoh-tokoh tarekat yang pulang dari Mekah. Data itu dikirim oleh Konsul perdagangan Belanda di Jeddah kepada Gubernur Jendral di Batavia (Jakarta), lalu diteruskan kepada para residen sebagai kepala wilayah. []
(Diambil dari buku Menelusuri Perjalanan Sejarah Pondok Pesantren Suryalaya, yang disusun oleh R.H. Unang Sunardjo SH)
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

