Rutinitas Pangersa Abah Anom Jelang Buka Puasa

Rutinitas Pangersa Abah Anom jelang buka puasa: Tawassul, doa ifthar, shalat, dzikir

Berbuka puasa (ifthar) menjadi rutinitas harian selama bulan Ramadhan. Dan salah satu waktu mustajabnya doa ialah jelang berbuka puasa, sebagaimana Nabi Saw bersabda:

ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ ؛ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ

Ada tiga orang yang doanya tidak akan tertolak, orang yang berpuasa hingga berbuka, pemimpin yang adil dan doanya orang yang teraniaya. (HR. Tirmidzi).

Lalu bagaimana rutinitas Pangersa Abah Anom jelang berbuka puasa dan shalat Maghrib?

LDTQN Pusat Pondok Pesantren Suryalaya telah merilisnya melalui akun media sosialnya. Berikut ini kebiasaan KH. Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin Ra jelang berbuka puasa yang bersumber dari buku panduan amaliyah bulan Ramadhan, LDTQN Pusat Pondok Pesantren Suryalaya:

  1. Sepuluh menit sebelum tiba waktu berbuka, beliau selalu membaca Tawassul.
  2. Membaca Do’a Ifthar.
  3. Membaca Do’a Ta’jil
  4. Shalat Qabla Maghrib
  5. Shalat Fardu Maghrib (memakai qunut)
  6. Dzikir (minimal 165)
  7. Shalat Ba’da Maghrib: Jika memungkinkan lanjutkan dengan shalat-shalat sunat antara Magrib dan Isya (kondisional).

Baca juga: Makna Keberkahan Sahur dan Kebahagiaan Berbuka Puasa

Kemudian bagi ikhwan yang sudah terbiasa melaksanakan amaliyah khataman ba’da dzikir Maghrib pelaksanaannya bisa dipindahkan setelah dzikir subuh.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi