Penting! Kenali Bedanya antara Harapan dan Angan-angan

Ada perbedaan yang jelas antara harapan dan angan-angan. Penting diketahui apa yang membedakan keduanya. Syekh Ibnu Athaillah dalam kitab Al Hikam menulis,

الرجاء ما قارنه عمل والا فهو امنية

Harapan itu disertai tindakan nyata (amal), jika tidak maka ia hanyalah angan-angan belaka.

Betapa nyata perbedaan keduanya, harapan melahirkan amal, angan-angan justru sebaliknya. Harapan memunculkan motivasi untuk bertindak, sedangkan angan-angan hanya terpaku pada khayalan.

Jika harapan itu melahirkan kerja keras, aksi nyata, karya cipta, daya juang memperoleh yang diharapkan, kesungguhan untuk bergerak mencari yang diharapkan sambil qalbu terus bergantung pada Allah itulah harapan yang sebenarnya.

Sebaliknya, jika harapan itu hanya sekadar dalam benak, asyik dalam pikiran, tanpa ada tindakan, tidak mau capek, tidak mau introspeksi diri, tidak mau mengukur diri, malas bergerak, maka itulah angan-angan. Angan-angan justru membuat manusia terpedaya, tertipu bahak terjerumus dalam dosa dan kemaksiatan. Seperti berangan banyak harta, maka dia mencuri (korupsi) untuk memperolehnya secara instan. Baca juga…

Karena salah satu bentuk tipu daya setan ialah menanamkan angan-angan pada manusia, sebagaimana disebutkan oleh Allah Swt dalam al Qur’an.

وَلَأُضِلَّنَّهُمۡ وَلَأُمَنِّيَنَّهُمۡ

Dan pasti akan kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong pada mereka (An Nisa: 119).

Setan tidak hanya berupaya untuk menyesatkan manusia dari jalan yang benar menuju jalan yang batil, tapi juga membangkitkan angan-angan kosong. Setan akan menjadikan manusia yang menjadi target operasinya berjalan menjalani kehidupan dengan impian palsu serta angan-angan yang merusak.

Maka Al Qur’an selalu memerintahkan manusia agar selalu dalam harapan kepada Allah Swt, tidak berputus asa dari rahmat-Nya. Dengan cara tidak pernah berhenti berusaha dan berjuang, selalu bergerak, dinamis, tak mengenal jeda untuk berleha-leha tanpa tujuan.

فَإِذَا فَرَغۡتَ فَٱنصَبۡ # وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَٱرۡغ

Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain), Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap. (Al Insyirah: 7-8).

Rekomendasi
Komentar
Loading...