Pentingnya Keseimbangan Zahir Batin Sesuai Tanbih

Dapur Leha Jakarta (DLJ) bermula dari kegiatan komersial, bisnis kuliner online. Dalam rangka mengembangkan usaha mikro dan kecil, dirintis lah kegiatan-kegiatan usaha mikro yaitu antara lain berupa bisnis kuliner awal tahun 2020, sebagai rintisan untuk pendanaan dari BMT Nasuha (Wahana Sufi Pengusaha). Demikian ucap KH. Wahfiudin Sakam menceritakan awal mula DLJ berjalan dalam Khidmah Ilmiah Manaqib di TQN Center, Jakarta, Ahad (10/04).

Saat mulai berjalan, covid-19 datang, DLJ pun tutup sementara. “Alhamdulillah para murid-murid Abah ini terus berzikir, melalui Abah Anom didapatlah inspirasi kalau memang kita belum saatnya jalan di bidang komersial. Allah mengarahkan menjadi kegiatan sosial (filantropi) non profit,” tutur Kiai Wahfiudin.

Banyak orang yang terkena imbas pandemi, kehilangan pekerjaan, DLJ pun mengumpulkan dana sedekah yang dibuat menjadi nasi kotak dan dibagikan secara gratis. Kegiatan pun berkembang, rata-rata sedekah yang bisa dihimpun 20 juta per bulan.

Kemudian awal tahun 2022 DLJ melihat ada potensi lain, karena sudah terlatih mengumpulkan dana sampai 20 juta perbulan rata-rata, kenapa kita tidak lebih kuat lagi mengembangkan Islamic Social Finance (ISF).

Islamic Social Finance itu basisnya adalah zakat dan wakaf dan ini letak kekuatan ekonomi Islam dalam sejarah peradaban Islam,” imbuh Dewan Pengawas Syariah Laznas DPF tersebut.

Baca juga: Tanbih dan Spirit Surah al Maun

Potensi zakat yang bisa dikumpulkan di Indonesia mencapai 237 triliun. Akan tetapi kenyataannya, sekian banyak lembaga zakat nasional baru berhasil menghimpun 13 triliun dari 237 trilun.

Padahal zakat itu adalah syariat Islam, kewajiban kita untuk menegakkan syariat Islam. Artinya masih banyak umat Islam di negeri ini yang belum menuntaskan rukun Islamnya itu.

Maka DLJ akan semakin kuat lagi kita dorong, dari BMT Nasuha untuk menjadi amil zakat. Masalahnya untuk menjadi lembaga amil zakat, izinnya tidak mudah. Maka yang paling mudah, tidak usah BMT Nasuha menjadi lembaga amil zakat, tapi dikerjasamakan dengan lembaga amil zakat tingkat nasional, LAZNAS DPF.

BMT Nasuha yang sudah memiliki perizinan sebagai koperasi dengan No. TDP 090324601437 bekerja sama dengan LAZNAS DPF yang memiki izin dari Menag No. 500/2020.

“Kerja sama ini dibentuk, maka DLJ ditingkatkan menjadi amil zakat, bukan lagi sekadar Dapur Leha Jakarta mengumpulkan uang sedekah, bagi-bagi nasi kotak, tapi difungsikan sebagai LAZ (Lembaga Amil Zakat).

Ini adalah karya ikhwan TQN Jakarta yang ingin mewujudkan keadilan sosial, mewujudkan tegaknya syariat Islam, terlaksananya rukun Islam. Maka dibentuk BMT Baitul Maal wat Tamwil selain untuk mengelola dana sosial juga untuk pembiayaan komersial, mengembangkan usaha-usaha mikro dibentuklah DLJ-LAZ.

Baca juga: Mengapa Tak Ada- Kata Dakwah Dalam Tanbih

Pesan Tanbih Kembangkan Zakat dan Wakaf

Lalu kenapa pula kita harus masuk mengarah kepada LAZ? Kiai Wahfi memberi jawaban, karena kita selalu membaca tanbih.

Tanbih yang tadi kita baca dan kita dengar dalam bahasa Sunda, di antara pesan Abah Sepuh dan Abah Anom:

“Terhadap fakir miskin harus kasih sayang, ramah tamah, serta bermanis budi bersikap murah tangan mencerminkan bahwa hati kita sadar. Coba rasakan diri kita pribadi betapa pedihnya jika dalam keadaan kekurangan. Oleh karena itu janganlah acuh tak acuh, hanya diri sendirilah yang senang. Karena mereka jadi fakir miskin itu bukannya kehendak sendiri, namun itulah kodrat Tuhan.”

Ini di antara tanbih yang selalu kita baca setiap Manaqib. Ada pesan-pesan tanbih lain khususnya tentang amaliah, tentang riyadhah, tentang zikir, tentang shalat dan itu sudah kita lakukan.

“Dzikir kita nggak putus-putus, shalat-shalat sunnah kita nggak putus-putus, puasa dan aneka riyadhah itu semua ritual. Tapi urusan mengurus fakir miskin yang dipesankan dari tanbih itu yang selama ini terlalaikan oleh kita, urusan fakir miskin dari tanbih ini selama ini kurang dapat perhatian,” tegas Wakil Talqin Pangersa Abah Anom itu.

Baca juga: Rahasia Mengapa Kita Perlu Berzakat

Juga pesan para guru Mursyid kita, “oleh karena demikian hendaklah segenap murid-murid bertindak teliti dalam segala jalan yang ditempuh, guna kebaikan dzohir batin, dunia maupun akhirat, supaya hati tentram jasad nyaman, jangan sekali-kali timbul persengketaan tidak lain tujuannya Budi Utama Jasmani Sempurna”.

Kiai Wahfi menekankan bahwa keseimbangan zahir batin itu pun bagian dari ajaran guru Mursyid kita.

“Kadang-kadang kita terlalu ke batin saja, terlalu kepada spiritualitas saja. Dzikir, riyadhah, khataman taam, sampai begadang, besoknya berangkat kerja kesiangan,” jelasnya.

Pesan tanbih itu, kita diminta untuk peduli dhuafa, kita harus himpun dana zakat infaq. Dari pesan tanbih itu juga kita harus membangun kebajikan kesejahteraan zahir batin. Ini sudah ada alatnya yaitu wakaf yang merupakan sedekah jariyah. Zakat dan wakaf ini adalah dua alat atau instrumen utama dari Islamic Social Finance.

Kita dengan segala riyadhah thariqiyyah kita, membersihkan qalbu menyambungkan qalbu kepada Allah, dengan dibimbing oleh para Mursyid yang bersanad sampai ke Rasulullah.

Untuk apa itu semua? untuk kita mendapatkan fuyudhur rabbani, fuyudhur rahmani. Supaya Allah memberikan limpahan kepada kita berupa cahaya-cahaya suci (al-anwarul qudsiyah), cahaya rahmah (nurur rahmah), cahaya ampunan (nurul maghfirah), cahaya petunjuk (nurul hidayah), cahaya kemuliaan (nurul karamah), kemudian cahaya keberlimpahan (nurul barakah).

Baca juga: Wakaf Danai 300 Ribu Mahasiswa Universitas al Azhar

Dan kalau sudah dapat itu semua untuk apa? supaya akhlak kita menjadi sempurna. Tujuannya adalah al-akhlak al-karimah dan diantara sempurnanya akhlak adalah menjadi anfa’un nas menjadi manusia yang paling bermanfaat bagi manusia lain.

Wakil Ketua MUI Pusat Komisi Pendidikan dan Kaderisasi mengajak ikhwan akhwat untuk berzakat dan berdonasi melalui LAZ-DLJ.

“Ngapain dzikir melulu tiap malam tapi nggak ada manfaatnya buat orang banyak. Jangankan manfaat untuk orang banyak untuk diri sendiri saja tidak beres-beres juga. Berarti ada yang tidak beres,” pungkasnya.

 

Rekomendasi