“Tasawuf adalah ilmu yang dengannya diketahui keadaan-keadaan penyucian jiwa, pemurnian akhlak, dan pembinaan lahir dan batin untuk mencapai kebahagiaan abadi.”
Maka dari sini bisa dikatakan, bahwa orang yang menempuh jalan tasawuf sejatinya tengah menempuh jalan yang diridhai Allah Swt untuk meraih kemerdekaan yang sejati. Pertama, sebab tasawuf merupakan impelementasi dari pilar agama yakni Ihsan, yang menekankan untuk tidak menghamba kecuali kepada Allah Swt.
Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul Arifin as dalam Miftahus Shudur menyebut bahwa sufi ialah orang yang qalbunya tidak lagi menghamba kepada selain Allah.
“Seorang sufi sejati adalah yang qalbunya benar-benar bersih dari selain Tuhannya, dan cintanya kepada Tuhan menjadikannya siap berjuang untuk mengosongkan (takhliyah) qalbu mereka dari selain Allah dan senantiasa berjuang untuk menghias (tahliyah) qalbu dengan dzikir kepada Allah Azza wa Jalla.”
Baca juga: Abah Anom: Tingkatkan Mahabbah Kepada Allah
Kedua, tasawuf merupakan metode yang fokus pada pendidikan jiwa atau penyucian qalbu agar seseorang tidak terjajah atau dikuasai oleh hawa nafsu dan bujuk rayu setan.
Sebagian ulama sufi ditanya tentang tasawuf, beliau menjawab, “Tasawuf adalah sucinya qalbu untuk tidak tunduk kepada makhluk, meninggalkan akhlak tercela, mengekang sisi buruk manusia, menjauhi godaan hawa nafsu, meraih sifat-sifat ruhani, bergantung kepada ilmu hakikat serta mengikuti Rasulullah Saw dalam syariat.”
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

