Membangun Superteam
Dani Argha: Superteam terbentuk dari tujuan sama, komitmen, budaya, & komunikasi kuat
Budaya dalam sebuah tim bisa dibentuk, misalnya mau budaya santai, atau yang serius. “Kalau saya memilih yang serius tapi santai,” papar Dani.
Proses membentuk budaya dalam tim
Dalam menciptakan suatu budaya tertentu, sebuah tim harus berproses. Mulai dari ide atau gagasan besar, kemudian berlanjut ke niat, lalu seterusnya tindakan.
“Harus ada tindakan, karena dari tindakan itulah lalu menjadi kebiasaan dan pada akhirnya menjadi karakter masing-masing tim yang mewujud sebagai budaya tim,” jelas Deni.
Salah satu contoh karakter itu misalnya selalu menjaga kualitas produk, menjaga keselamatan pekerja baik internal maupun eksternal, dan sebagainya. Itulah dijalankan setiap hari dan menjadi budaya.
Tapi, semua proses itu akan sulit diwujudkan tanpa adanya komitmen. “Jadi, kata kuncinya adalah komitmen dari setiap anggota tim. Bagaimana membangun komitmen? Kembali pada dua hal tadi, kesamaan objektivitas serta kesadaran akan dampak yang ditimbulkan,” tambah Dani.
Nah, menurutnya, ada hal-hal yang bisa mengacaukan komitmen dalam suatu tim, salah satu di antaranya adalah munculnya saling ketidakpercayaan.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

