Digitalisasi Zakat dan Wakaf Untuk Pengelolaan Yang Efektif dan Efisien
Dengan platform digital diharapkan adanya transparansi pengelolaan zakat
Faktanya 60 % hasil pengumpulan dana zakat di BAZNAS berasal dari platform digital yang didominasi oleh generasi Z dan Milenial.
Dari fakta tersebut, lembaga zakat wakaf harus memanfaatkan teknologi untuk pengelolaan yang efektif dan efisien.
Dengan platform digital diharapkan adanya transparansi pengelolaan zakat yang bisa meningkatkan kepercayaan Muzaki demikian juga dengan wakaf dan penerima manfaat wakaf.
Digitalisasi zakat dan wakaf yang dilakukan oleh lembaga pengelola di era 4.0 dapat menumbuhkan emosional antar muzaki dan mustahik, wakif dan nadzir.
Pesatnya kemajuan teknologi informasi memudahkan lembaga pengelola zakat dan wakaf melaporkan secara cepat dan berkala kepada muzaki dan wakif apa yang telah disalurkan.
Teknologi juga membuat laporan penyaluran lebih terbuka dan transparan kepada publik khususnya muzaki dan calon muzaki. Lalu apa saja yang diperlukan untuk digitalisasi zakat?
Baca juga: Rahasia Mengapa Kita Perlu Berzakat
Dilansir dari literasi zakat wakaf, pertama adalah kehandalan platform web atau aplikasi. Kedua, strategi menggiring traffic. Ketiga, customer relation digital. Keempat, konten yang menggugah, menggerakkan call to action.
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

