Manaqib di Mojokerto, Kiai Wahfiudin Terangkan LDTQN
Dulu pengembangan ajaran TQN menggunakan yayasan sekarang ada lembaga dakwah
“Jadi dakwah bisa di atas mimbar, bisa di dapur, di jalan di rumah. Ada yang pakai tenaga, waktu, harta dan pemikiran,” sambungnya.
Di akhir ceramah Kiai Wahfiudin mengajak para pengurus dan jamaah mulai membiasakan penggunaan nama LDTQN untuk mengembangkan dakwah.

Manaqib di Mojokerto dihadiri tidak kurang dari 500 ikhwan dan akhwat dari Mojekerto, Jombang, Lamongan dan Surabaya.
Usai shalat Zhuhur talqin dzikir disampaikan kepada semua jamaah. [Nis]
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______

