Lima Jenis Ulama, Yang Kelima Paling Buruk

Tak cukup jadi ulama, harus diamalkan dan diajarkan—jangan jadi cahaya yang membakar diri

Nabi Saw bersabda: pelajarilah ilmu sesuai kehendakmu, tapi sungguh Allah tidak menerimanya sampai kamu mengamalkannya.

Keempat, ulama yang tidak mengamalkan dan tidak pula mengajarkan ilmunya.

Orang alim macam ini adakalanya malas, merasa berat, atau sibuk dan tenggelam dengan urusan dunia. Ia bagaikan batu yang menghalangi di mulut sungai, tidak membiarkan air mengalir agar manusia bisa minum dan memanfaatkannya.

Baca juga: Tanpa Ulama Manusia Seperti Hewan Ternak

Semua ancaman yang datang mengenai orang yang tidak mengamalkan ilmunya mengarah padanya. Ditambah lagi ancaman bagi orang yang tidak mengajar dan menyembunyikan ilmunya.
Seperti firman Allah Swt:

إِنَّ ٱلَّذِينَ يَكۡتُمُونَ مَآ أَنزَلۡنَا مِنَ ٱلۡبَيِّنَٰتِ وَٱلۡهُدَىٰ مِنۢ بَعۡدِ مَا بَيَّنَّٰهُ لِلنَّاسِ فِي ٱلۡكِتَٰبِ أُوْلَٰٓئِكَ يَلۡعَنُهُمُ ٱللَّهُ وَيَلۡعَنُهُمُ ٱللَّٰعِنُونَ

Sungguh, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam Kitab (Al-Qur’an), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh mereka yang melaknat, (Al-Baqarah:159).

Kelima, orang alim yang tidak mengamalkan ilmu dan tidak pula mengajarkannya, justru mengajak kepada keburukan dan kesesatan.

Inilah orang alim yang paling buruk keadaannya. Dia promosikan keburukan melalui ajang kebaikan, dia produksi kebatilan yang dihias dalam tampilan kebenaran.


Sekarang traktir Tim TQNNEWS gak perlu ribet, sat-set langsung sampe!
Terima kasih ya sudah support kami. Salam cinta penuh kehangatan :)
https://sociabuzz.com/tqnn/tribe
______
Rekomendasi