Khasiat dari Hadiah (Tawasul) Kepada Syekh Abdul Qadir Al-Jailani qs

Siapa yang tidak mengenal nama beliau? Seperti yang telah diterangkan oleh guru-guru kita baik di lingkungan pesantren mau pun di majelis-mejelis ilmu lainnya bahwasanya Syekh Abdul Qadir Al-Jailani qs, adalah tokoh sufi terkemuka di dunia, ia adalah raja dari segala rajanya para wali-wali Allah (Shulthanul Auliya).

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani adalah putra dari Abi Sholih Janaki Domti, putra Abdullah, putra Yahya Zahid, putra Muhammad, putra Daud, putra Musa Tsani, putra Abdullah Tsani, putra Musal Jun, putra Abdullah Mahdi, putra Hasan Mutsani, putra Sayyidi Hasan (cucu Kanjeng Nabi Muhammad Saw), putra Sayyidina Ali bin Abi Thalib, dan putra dari Siti Fatimah binti Nabiyullah Muhammad Saw. Jadi, sungguh tampak jelas bahwasanya tinggi dan agungnya nasab Syekh Abdul Qadir Al-Jailani qs, sahingga beliau diberi gelar Shulthanul Auliya atau al-Ghauts al-A’zham.

Terdapat salah satu kisah yang menceritakan tentang karamah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani qs yang dinukil dari Kitab Manaqib (Manqabah ke empat belas, “Menceritakan tentang seseorang yang berhadiah (bertawasul) kepada Sayyid Abdul Qadir Al-Jailani akan dikabulkan segala doanya”).

Baca juga: Kiai Wahfi Bedah Manqabah Syekh Abdul Qadir

Diriwayatkan oleh guru-guru yang telah mendapat kehormatan, barangsiapa yang menyebut nama Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dengan tidak memiliki wudhu, maka Allah akan menyempitkan rizkinya. Dan barangsiapa yang bernazar akan membaca hadiah bagi Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, harus segera dilaksanakan agar kelak tidak disebut orang yang menantang dan dikhawatirkan akan menerima kutukan.

Barangsiapa yang bersedekah makanan yang manis-manis pada malam Jum’at lalu dibagikan kepada para fakir miskin dan sebelumnya membaca hadiah berupa tawasul dengan membaca fatihah kepada Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani lalu dimohonkan karamah dan syafa’atnya, Insya Allah akan dihasilkan segala maksud tujuannya (doa) dan akan mendapat pertolongan dari Allah Swt.

Barangsiapa yang membaca fatihah berhadiah kepada Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, bagi orang tersebut akan diberi kelapangan, dan akan dikeluarkan dari segala macam bentuk kesulitan dunia dan akhirat.

Baca juga: Syekh Abdul Qadir Menyelamatkan Sufi yang akan Dihukum Mati

Barangsiapa yang menyebut nama Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dengan mempunyai wudhu dengan keikhlashan serta mengagungkan dan menghormati kepada beliau, niscaya Allah akan melimpahkan kegembiraan pada hari itu baginya serta akan dilebur dosanya.

Seperti yang telah diceritakan di atas, sudah seharusnya kita semua (orang yang percaya akan ketinggian derajat kewaliannya) untuk ber-mahabbah kepada nya (Sayyid Syekh Abdul Qadir Al-Jailani) dengan mahabbah yang sebenar-benarnya agar kita senantiasa dicintai dan diakui sebagai muridnya yang taat serta mampu sampai kepada Allah Jalla Jalaluhu (wushul ilallah). Aamiin YRA.

“Innama ju’ilatis syahawatu lidzu’afai ‘ibadii liyasta’inuu biha ‘ala tho’ati wa ammal aqwiyau famaa lahum walisy syahawati.”

Wallahu A’lam.

Penulis:
Hari Susanto (Ikhwan dari Indramayu)

Rekomendasi
Komentar
Loading...